Berita Migas

PHE Terus Tingkatkan Kegiatan Eksplorasi dan Produksi Melalui Survei Seismik 3D

Gambaran Metode Uji Seismik 3D

Tuban (beritajatim.com) – Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), yakni Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) dan Pertamina Hulu Energi Randugunting (PHE Randugunting) melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk menemukan cadangan minyak dan gas (migas) baru di wilayah Tuban.

Upaya pencarian cadangan baru lainya yg dilakukan oleh PHE TEJ kali ini yaitu dengan melakukan kegiatan survei seismik 3D dan Sumur Eksplorasi WMA-1. Sedangkan untuk wilayah Rembang dalam hal ini akan melakukan pengembangan lapangan sumur produksi gas, Kamis (15/8/2019).

Dalam siaran persnya, pada Juni 2019 PHE TEJ dan PHE Randugunting telah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tuban. Dukungan terhadap kegiatan tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dalam rangkain kegiatan sosialisasi survei seismik 3D PHE TEJ.

“Pemerintah Kabupaten Tuban dengan seluruh jajaran dari kecamatan sampai desa siap mendukung penuh apa yang akan dilakukan PHE TEJ dan PHE Randugunting. Kami siap membantu menjadi jembatan komunikasi agar kegiatan seismik ini terlaksana dengan baik.” ungkap Noor Nahar Hussein, Wakil Bupati Tuban.

Jajaran Manajemen PT Pertamina Hulu Energi sebagai Holding Company sangat mengapresiasi kegiatan eksplorasi dan pengembangan produksi yang dilaksanakan oleh PHE TEJR, sebagai wujud nyata keseriusan PHE untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.

“Kegiatan survey seismik 3D dan sumur Eksplorasi WMA-1 di lapangan Tuban East Java serta kegiatan workover dan pembangunan fasilitas produksi di Sumur RGT-2 di lapangan Randugunting ini merupakan langkah penting dari PHE TEJ & PHE Randugunting dalam berinovasi dan berupaya mendukung ketahanan energi nasional,” tegas Darwin Tangkalalo, General Manager PHE TEJ & PHE Randugunting.

Ia menambahkan,bahwa pengembangan lapangan Randugunting melalui Sumur RGT-2 adalah bukti bahwa Pertamina berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional, dan 100% dikerjakan oleh putra-putri terbaik bangsa.

Sedangkan untuk kegiatan eksplorasi dengan menggunakan metode seismik banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk melakukan pemetaan struktur di bawah permukaan bumi. Hal itu untuk bisa melihat kemungkinan adanya jebakan-jebakan hidrokarbon berdasarkan interpretasi dari penampang seismiknya dan kegiatan pemboran sumur eksplorasi untuk memastikan temuan cadangan di area tersebut.

“Kegiatan tiga project ini, baik seismik 3D, Pemboran sumur Eksplorasi WMA-1 maupun pengembangan sumur RGT-2 telah memasuki tahap awal untuk itu diharapkan seluruh stakeholders terutama masyarakat di sekitar wilayah operasi dapat mendukung penuh kegiatan yang saat ini sedang dilaksanakan,” papar Darwin Tangkalalo.

Dalam perjalanannya survei seismik 3D dan pemboran sumur eksplorasi WMa-1 di Wilayah Kerja Tuban telah melalui berbagai tahapan diantaranya sosialisasi dan pendataan wilayah yang berdampak pada sosial lingkungan. Sedangkan untuk pengembangan di wilayah Kerja Randugunting diharapkan mampu
memproduksikan cadangan gas sebesar dengan rate 3 MMSCFD melalui Sumur RGT-2 untuk meningkatkan ketahanan energi industri.

Sementara itu, PHE TEJ dan PHE Randugunting dalam melaksanakan kegiatan berkomitmen penuh pada standarisasi kualitas dan profesionalisme, dengan menerapkan HSSE Golden Rules. Yaitu taat peraturan, intervensi terhadap tindakan tidak aman dan yang menyalahi peraturan, serta memiliki rasa kepedulian yang tinggi.[mut/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar