Berita Migas

Penyaluran CSR

Pertamina EP Asset 4 Terbuka Atas Usulan Masyarakat

Pertemuan warga bersama dengan pihak Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati

Bojonegoro (beritajatim.com) – Operator lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Field terbuka bagi masyarakat sekitar pengeboran untuk mengusulkan program corporate social responsibility (CSR). Sehingga program CSR yang diberikan perusahaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

HSSE Sukowati Field, Jason Purba mengatakan, dalam memberikan CSR pihak perusahaan tidak serta-merta tanpa melalui proses kajian, termasuk usulan warga melalui pemerintah desa secara tertulis dan melakukan kajian sosial mapping yang menggandeng lembaga survei dari Yogyakarta. “Usulan ini akan dirangkum jadi satu dan disampaikan kepada SKK Migas. Karena semua anggaran milik negara. Setiap yang dikeluarkan ada bukti serah terimanya,” ujarnya, Jumat (13/9/2019).

Dari program CSR tersebut diharapkan bisa dirasakan dan berdampak baik bagi masyarakat secara meluas. Salah satu CSR yang sudah dilakukan selama mengoperatori lapangan Sukowati, sejak 20 Mei 2018 lalu yakni di bidang kesehatan. Secara rutin, masyarakat mendapat pemeriksaan kesehatan secara gratis yang bekerjasama dengan Stikes Icsada.

“Program tersebut sudah berjalan satu tahun di tiga desa di Bojonegoro, Desa Ngampel, Campurejo, Sambiroto. Dan di Kabupaten Tuban, Desa Rahayu, Bulurejo dan Kebunagung,” terangnya.

Kepala Desa Ngampel, Pudjiono saat mengundang sejumlah pejabat Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati mengatakan, pihaknya berharap CSR yang sudah pernah diberikan, dari 14 item diantaranya, pelatihan teknik mesin injeksi, sablon, instalasi listrik, pengolahan buah, rias pengantin, package, handycraft, kue basah/kering, rajut, anyaman, teknik pembibitan, manajemen pemasaran, bisa dilakukan kembali.

“Dari beberapa item yang sudah dilakukan sebelumnya itu, perlu tambahan, pelatihan teknik bangunan bata ringan. Karena di desa Ngampel kedepan rencana akan ada banyak pembangunan,” terangnya.

“Selain itu juga pembangunan jalan desa yang sudah rusak. Serta adanya sosialisasi terkait adanya CSR yang diberikan kepada warga,” tambahnya dalam pertemuan yang digelar di Balai Desa Ngampel bersama perwakilan warga sekitar. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar