Berita Migas

Pertamina EP Asset 4 Poleng Field Bantu Tingkatkan Olahan Pangan Desa Daudo Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Guna meningkatkan kapasitas kelompok olahan pangan di Desa Daudo, Kecamatan Panceng, Gresik, PT Pertamina EP Asset 4 Poleng Field mendorong mitra binaannya dengan berbagai kegiatan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan studi banding ke Aneka Camilan Cita Mandiri, Batu, Jawa Timur.

Ada 20 pelaku usaha yang ikut serta dalam kegiatan studi banding tersebut. Pelaku usaha mulai dari olahan pangan Mbok Doudo, kelompok usaha mandiri (KUM) pengupas mete dan olahan serta Pemerintah Desa Doudo.

Tujuan studi banding ini, guna mendapatkan wawasan lebih untuk mengembangkan, memasarkan, dan meningkatkan kualitas produk.

Dipilihnya Aneka Camilan Cita Mandiri karena telah berhasil dalam mengembangkan aneka produk camilan yang berbahan buah dan sayur. Usaha yang diketuai oleh Ibu Fatmiwati tersebut telah mampu memasarkan produk keseluruh wilayah di Indonesia bahkan ke benua Eropa.

Perempuan yang akrab dipanggil Bu Wati membeberkan semua rahasia suksesnya kepada para peserta dari Doudo. Dalam sesi sharing banyak dijelaskan mengenai manajemen berwirausaha, cara menjalin mitra serta prosedur pembuatan olahan yang baik dan benar untuk menjaga kualitas produk.

“Dalam berwirausaha kita harus serba bisa. Semua bisa kita pelajari dari pembuatan olahan pangan hingga pemasaran. Intinya bapak dan ibu harus terus semangat dan tawarkan terus produk UKM nya kepada siapa saja,” ujar Wati, Rabu (18/03/2020).

Sementara itu, Rusmida salah satu anggota Kelompok Mbok Doudo yang ikut dalam kegiatan tersebut menuturkan, studi banding ini sangat bermanfaat mendorong semangat kami untuk terus memasarkan produk asal Doudo.

“Semua bisa dimulai dari hal yang kecil,” ujarnya.

Sebelumnya, Pertamina EP Asset 4 Poleng Field terus mendorong masyarakat dalam mengembangkan produk olahan pangan. Tidak hanya kegiatan studi banding, sejak tahun 2017. Perusahaan tersebut juga telah mendukung mulai dari pembentukan kelompok, bantuan alat, bahan, dan berbagai pelatihan.

Terkait dengan kegiatan ini, Poleng Field Manager Rachmad Dwi Laksono berharap Desa Doudo bisa menjadi lebih maju.

“Semoga kelompok olahan pangan yang ada di Desa Doudo terus berkembang menjadi UKM yang berdaya saing dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat secara luas,” tutupnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar