Berita Migas

Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati Gelar Tasyakuran Tajak Sumur

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebagai operator lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field menyadari akan ada banyak peningkatan aktivitas selama masa tajak sumur i003 di Lapangan PAD B, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Untuk itu anak perusahaan PT Pertamina itu meminta doa dan restu terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar operasi sebelum melakukan tajak sumur injeksi yang rencananya akan dimulai, Minggu (29/12/2019).

Termasuk salah satunya, yang dilakukan hari ini yakni menggelar tasyakuran dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

“Kami meminta maaf jika mengganggu kegiatan warga sekitar selama proses tajak sumur ini,” ujar General Manager Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati, Agus Amperianto, Jumat (27/12/2019).

Proses tajak sumur rencananya berjalan selama kurang lebih 65 hari. Tajak sumur ini merupakan program tahun 2019. Dengan adanya penambahan sumur injeksi 003 ini sehingga diharapkan bisa menambah jumlah produksi minyak dari lapangan PAD A dan PAD B Sukowati.

“Targetnya untuk mendapat satu sumur pemboran injeksi untuk mengolah air terproduksi dari campuran minyak yang ada di Pad A dan Pad B. Sehingga bisa menambah jumlah produksi,” terangnya.

Sementara Direktur Operasi Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Khalid Said Salim mengungkapkan, jika kegiatan tajak sumur injeksi berjalan lancar maka jumlah produksi akan bertambah. Saat ini rata-rata jumlah produksi minyak di Sukowati sebesar 8.670 barel per day. Dan impactnya bisa menambah pendapatan negara.

“Kami sangat berharap dukungan dari masyarakat sekitar, maupun pemerintah daerah, forkopimcam agar proses tajak sumur bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, santunan kepada anak yatim piatu itu diberikan kepada anak-anak dari tiga desa sekitar operasi, yakni Desa Sambiroto, Ngampel, dan Desa Campurejo. Kegiatan tersebut dilakukan di Lapangan Sukowati PAD A dengan mengundang sejumlah unsur masyarakat dan forum pimpinan kecamatan. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar