Berita Migas

Pertamina Bantu UMKM Bangkit dan Naik Kelas, Kisah Jocce Dulang Sukses di Balik Musibah

Surabaya (beritajatim.com) – Perjuangan para UMKM binaan PT Pertamina (Persero) untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19 sangat luar biasa. Beragam cara dilakukan agar bisnis yang dijalani dapat berjalan normal seperti sedia kala. Pertamina pun turut serta membantu upaya tersebut dengan serangkaian program pembinaan hingga UMKM tersebut bisa naik kelas.

Seperti yang dialami oleh salah satu mitra binaan Pertamina Moch Ali Imron. Perajin kulit dan pemilik usaha Jocce ini punya segudang cerita menarik terkait bisnisnya. Sebelum sukses seperti sekarang, perjalanan yang dialami tidaklah mudah. Bahkan, ia mengaku sempat berhenti berbisnis akibat rumah yang ditempati di Tanggulangin terkena jobolan lumpur lapindo, Sidoarjo.

Akibat bencana beberapa tahun silam itu, semua produknya tidak bisa lagi dijual karena rusak terkena luapan lumpur.

“Saya mungkin sudah bangkrut kalau tidak dibantu Pertamina. Pesanan sembilan puluh lima ribu masker telah menyelamatkan usaha saya yang omsetnya menurun drastis dihajar pandemi virus corona,” kata Ali Imron.

Setelah masa-masa sulit itulah, ia mulai bangkit dengan berbekal modal Rp 10 juta dari patungan keluarga. Ali pun memulai kembali berdagang aneka tas di sekitar rumah dan mengikuti ragam pameran untuk mengenalkan produknya. Alhasil, hingga kini dari modal Rp 10 juta tersebut bisa terbalaskan dengan keuntungan sekitar Rp 30-70 juta tiap bulannya.

Ali Imran mengungkapkan, saat ini produknya telah mulai banyak diminati. Mulai dari para ibu-ibu hingga bapak-bapak yang suka akan produk dari kulit.

“Rata-rata semua kaum, tapi ya anak muda ada. Tapi kebanyakan ibu-ibu sama bapak-bapak,” ucapnya. Tak hanya ikut pameran di dalam negeri, Pertamina juga pernah mengajak Ali Imron mengikuti pameran di Buenos Aires, ibu kota negara Argentina tahun 2011 lalu.

Selain di Sidoarjo, ia juga sudah memiliki cabang toko di Semarang. Tahun depan, Ali Imron berencana ekspansi dengan membuka satu cabang guna membuka pasar baru agar produk yang terjual bertambah. Pilihannya antara sentra UMKM Tajur di Bogor yang merupakan tempat wisata dan dekat Ibu Kota Jakarta, atau Garut yang juga dekat dengan daerah wisata.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, pihaknya cukup senang mendengar kabar bahwa UMKM binaan Pertamina dapat bertahan di tengah kondisi krisis seperti ini. Pertamina akan selalu siaga untuk membantu UMKM bangkit guna mewujudkan Goals 8 SDGs.

“Dengan upaya bapak Ali Imran yang tidak merumahkan pegawainya, maka dapat menyediakan lapangan pekerjaan serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. [rea/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar