Berita Migas

Pertamina Bahu-membahu Bantu Warga Terdampak Covid-19

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 telah mengubah rutinitas beribadah, kegiatan belajar-mengajar, dan perekonomian masyarakat selama tujuh pekan belakangan. Pemerintah menganjurkan agar seluruh masyarakat Indonesia mengurangi kegiatan di luar rumah. Tujuannya adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pertamina selaku penyedia energi pun merespons hal itu dengan menerapkan standard operating procedure (SOP) yang sesuai dengan protokol kesehatan. Layanan untuk penyediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG) tetap berlangsung selama masa pencegahan penyebaran Covid-19. Pertamina telah membentuk Tim Satuan Tugas Ramadan, Idul Fitri, dan Covid-19 (Satgas Rafico), untuk memastikan kelancaran distribusi energi.

”Pertamina tetap menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTB),” ungkap General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Werry Prayogi.

Werry menambahkan, Pertamina hadir dan mengambil peran lebih dari tugas utamanya untuk menyalurkan energi. Kepedulian itu diwujudkan dengan menggulirkan Program Pertamina Peduli Penanggulangan Covid-19.

Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) pun disalurkan melalui posko gugus tugas percepatan pencegahan, rumah sakit rujukan, dan puskesmas di Jawa Timur. Apresiasi kepada paramedis pun diberikan dengan pemberian voucher Pertamax dan program ganti oli gratis untuk kendaraannya.

Program Pertamina Peduli juga menyasar pekerja sektor nonformal yang terdampak secara ekonomi. Paket bahan makanan pokok dan suplemen daya tahan tubuh dibagikan kepada berbagai pihak, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pertamina bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat dan tepat memberikan bantuan tersebut.

Pertamina juga tergerak mendukung eksistensi para pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu diwujudkan dengan pemberdayaan UMKM binaannya. Sebagian dari APD yang disalurkan merupakan produk UMKM binaan Pertamina, khususnya di bidang usaha konveksi. Upaya peralihan produk itu merupakan bentuk solusi Pertamina agar industri UMKM tetap eksis di tengah pandemi. Di lain sisi, usaha itu menjawab permasalahan tingginya permintaan APD.

Selain bantuan materi, Pertamina Group melakukan berbagai sosialisasi, salah satunya dengan menggiatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sejalan dengan hal itu, Pertamina melakukan penyemprotan disinfektan dan pendistribusian hand sanitizer, serta menyerahkan alat cuci tangan portabel untuk disebarluaskan di titik pusat keramaian aktivitas masyarakat. Harapannya, masyarakat lebih tersadarkan untuk menjaga kebersihan, baik diri sendiri maupun lingkungan.

Pertamina juga menyalurkan dan menyiapkan isi ulang tabung Bright Gas kemasan 12 kg ke dapur umum yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Dapur umum mulai dibuka Dinas Sosial Jatim bertepatan dengan pemberlakuan PSBB mulai Selasa lalu (28/4) di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo.

Pertamina Group merupakan sinergi dari seluruh afiliasi PT Pertamina (Persero) yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Terdiri atas Pertamina MOR V, Perusahaan Gas Negara, Project Kilang NGRR Tuban, Pertamina EP Asset 4, Pertamina EP Cepu, Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore, Pertamina Hulu Energi Tuban East Java, Pertamina Pelumas Production Unit Gresik, Pertagas East Java Area, dan mitra Pertamina yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas).

Hingga Kamis lalu (30/4/2020), Pertamina Group sudah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 2,6 miliar, melalui Program Pertamina Peduli Penanggulangan Covid-19 di Jawa Timur. Upaya itu merupakan wujud bakti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk Indonesia. [rea/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar