Iklan Banner Sukun
Berita Migas

Pertama di Indonesia, Pertamina Gelar Survei Kebumian Mulai Jabar Hingga Jatim

Kegiatan Penelitian Survei Kebumian 2D Vibroseis Sub-Vulkanik Jawa oleh Pertamina.

Malang (beritajatim.com) – Pertamina Hulu Energi ditunjuk Kementerian ESDM menggelar program breakthrough untuk pengumpulan data bawah permukaan. Mereka melaksanakan beberapa penelitian pencitraan lapisan dan struktur bawah permukaan.

Kegiatan Penelitian Survei Kebumian 2D Vibroseis Sub-Vulkanik Jawa merupakan salah satu komitmen Pertamina dalam melaksanakan program Pemerintah. Ini adalah penelitian pertama di Indonesia. Dimulai dari Ciamis Jawa Barat pada Agustus 2021 dan direncanakan berakhir di Pasuruan Jawa Timur pada Juli 2022 mendatang. Saat ini tim penelitian masih berada di wilayah Malang Raya.

Chief Technical Support Penelitian Kebumian 2D Vibroseis Pertamina Hulu Energi, Prabowo Cahyo mengatakan, secara teknis, tujuan utama dari survei ini adalah untuk mendapatkan gambaran bawah permukaan terutama pada area di bawah lapisan batuan vulkanik di sepanjang wilayah yang dilewati di area Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk area Jawa Timur, kegiatan ini berlangsung pada akhir Januari hingga diperkirakan rampung pada akhir Juli 2022 dimulai dari Kabupaten Ngawi, Bojonegoro, Madiun, Kota Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Tulungagung, Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Malang.

“Sesuai rencana ini seribu kilometer, mulai Jabar, Jateng dan Jatim. Nanti hasil penelitian ini sepenuhnya akan kami serahkan Kementerian ESDM digunakan untuk kepentingan pemerintah. Untuk itu, demi kelancaran kegiatan, kami berharap bantuan dan dukungan setiap pemangku kepentingan yang ada agar survei ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan,” kata Prabowo, Senin, (23/5/2022).

Survei ini tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) yang merupakan salah satu metode paling akurat dan umum digunakan untuk memeriksa kenampakan dan kondisi bayi pada ibu hamil. Seperti halnya USG, survei kebumian ini juga merupakan metode untuk mendapatkan gambaran bawah permukaan bumi dengan menggunakan mobil Vibroseis dan Receiver.

Penelitian kebumian oleh Pertamina di Kota Malang.

Mobil Vibroseis digunakan sebagai sumber gelombang dan Receiver berfungsi sebagai penangkap gelombang yang dihasilkan oleh mobil Vibroseis. Mobil Vibroseis akan bekerja dan melintas di jalan Kecamatan Blimbing, Klojen, Lowokwaru dan Sukun Kota Malang, dan untuk Kabupaten Malang akan melintas di jalan Kecamatan Sumbermanjing, Lawang, Singosari, Turen, Gondanglegi, Kepanjen, Pagelaran, dan Pakisaji.

“Adapun dalam kegiatan ini peralatan yang digunakan Mobil Vibroseis sebagai sumber getar dan Receiver sebagai penerima gelombang. Getaran ini memang bisa dirasakan, tetapi masyarakat tak perlu khawatir kami jamin karena tidak akan menimbulkan dampak untuk bangunan. Selain itu, getarannya juga disesuaikan dengan kondisi jalan. Ketika melintas di permukiman padat penduduk dan melintas di sawah atau hutan getarannya berbeda,” ujar Prabowo.

Prabowo memastikan segala proses perizinan sudah dilakukan mulai dari Pemerintah Daerah hingga aparatur desa dan masyarakat. Kegiatan mereka juga di awasi langsung oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI karena terkait pendataan hasil penelitian menjadi kepentingan pemerintah.

“Secara teknis proses perekaman data dapat menjangkau hingga radius 300 meter di sisi kanan dan sisi kiri jalan. Sementara untuk kedalaman bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 meter. Ketika melakukan proses perekaman di jalan, kami juga didampingi pengawalan Dishub dan tenaga medis. Faktor alam seperti hujan deras terkadang membuat prosesnya tidak bisa dilakukan secara maksimal. Arus lalu lintas yang padat juga kadang membuat armada terpaksa menepi menunggu arus lalin tidak terlalu padat,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dalam menambah data dan informasi kebumian di Jawa Timur khususnya dan di Indonesia pada umumnya, sehingga ke depan masyarakat dapat merasakan manfaat atas pekerjaan ini. (luc/beq)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar