Berita Migas

PEPC Kembangkan BUMDesa Kacangan Melalui Budidaya Ayam Petelur

Grup Diskusi Terfokus sebagai tindaklanjut program pengembangan ayam petelur

Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai operator proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) mengembangkan budidaya ayam petelur yang akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro.

Sebelumnya, PEPC juga telah berhasil mengembangkan BUMDesa di wilayah sekitar operasinya yaitu Desa Bandungrejo dan Dolokgede, dengan program pengembangan budidaya ayam petelur.

Program diawali dengan Grup Diskusi Terfokus dengan dihadiri oleh Pemerintah Desa Kacangan, BPD dan Pengurus BUMDes Cakra Mandiri Desa Kacangan, juga pengurus BUMDes Dolokgede, Mulyorejo, Gading dan lain sebagainya.

Bersama dengan mitra kerjanya, Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos), PEPC akan melaksanakan program selama lima bulan kedepan. Sekretaris Ademos, A Shodiqurrosyad, menjelaskan bahwa kegiatan diskusi ini dilakukan untuk menyusun rencana usaha budi daya ayam petelur yang akan dikembangkan BUMDesa Cakra Mandiri Desa Kacangan.

“Dengan perencanaan usaha yang baik, maka tingkat keberhasilan usaha budi daya ayam petelur nanti juga akan semakin besar. Kami akan memulai dari awal seperti membina tata kelola BUMDesa yang baik. Baik dari segi pemodalan, biaya tetap, biaya variabel hingga ke rencana penjualannya nanti,” Jelas Arsyad, Kamis (31/10/2019).

Pembinaan BUMDesa sendiri merupakan bentuk kepedulian PEPC terhadap peningkatan kapasitas BUMDesa. Hal ini ditunjukkan oleh Edi Arto, sebagai perwakilan Public Government Affairs PEPC dalam kegiatan diskusi.

Ditambahkan oleh Kunadi, selaku JTB Site Office & PGA Manager PEPC, pembinaan BUMDesa ini dilakukan secara bertahap oleh PEPC, selaras dengan berjalannya kegiatan operasi Proyek JTB dan selaras juga dengan program pengembangan BUMDesa oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami melakukan survey dulu sebelum melakukan kegiatan ini, dan berkoordinasi dengan pihak Desa terkait dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas BUMDesa Cakra Mandiri. Kami berharap, kedepannya BUMDesa Cakra Mandiri dapat berhasil dan berkelanjutan seperti BUMDesa di sekitar lokasi Proyek JTB,” tegas Kunadi.

Program ini, lanjut dia, bertujuan untuk mewujudkan azas pemerataan dan keadilan dalam implementasi program pengembangan kemasyarakatan yang tidak terbatas pada area project tetapi juga masyarakat yang berada di luar area proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) sesuai dengan prioritas kebijakan daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Kacangan, M Aziz Ghozali, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PEPC selaku pemrakarsa program Berdesa dan Berdaya dengan BUMDes yang difasilitasi bersama Ademos ini.

Dia berharap dengan adanya program ini, pendapatan BUMDesa akan meningkat dan memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). “Kalau PADes Desa Kacangan nanti bertambah, maka akan digunakan untuk membuat program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar