Berita Migas

Pengeboran Selesai, Hasil Tes Produksi Sumur Mudi-26 PHE TEJ Lebihi Target

Lokasi Sumur Mudi-26 yang berada di lapangan Blok Tuban Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. [Foto : istimewa]

Tuban (beritajatim.com) – Setelah sukses melakukan proses Tajak sejak pada bulan Juli 2020 lalu, Petamina Hulu Energi Tuban Eat Java (PHE TEJ) yang merupakan anak perusahaan PHE, kini telah melakukan uji coba atau tes produksi pada sumur Mudi-26. Lokasi berada di lapangan Mudi Blok Tuban.

Hasil dari tes produksi tersebut sangatnya baik, pasalnya dari sumur itu berhasil mencatatkan hasil tes produksi sebesar 531 Barrel Oil per Day (BOPD), dan jumlah ini melebihi target rencana awal 200 BOPD. Dengan hasil itu dinilai bisa menambah peningkatan produksi di tengah pandemi COVID-19 yang sampai saat ini masih belum selesai.

Dalam siaran persnya, pihak PHE Tuban East Java itu menyatakan bahwa keberhasilan pengeboran sumur Mudi-26 merupakan salah satu pemenuhan komitmen pasti dari perusahaan. Sumur infill Mudi-26 dilakukan pengeboran dengan kedalaman 3,005 meter yang mana untuk proses pengeboran ini memakan waktu 73 hari pengeboran dan 12 hari completion.

“Sumur tersebut berhasil diproduksikan pada lapisan Formasi Cabonat Tuban. selain produksi melebihi target sumur ini juga akan menambah cadangan minyak dan gas (migas) Blok Tuban dan membuka peluang baru untuk sumur-sumur di lapangan Mudi,” terang Riko Meidiya Putra, Pjs General Manager (GM) PHE Tuban East Java, Sabtu (6/2/2021).

Riko Meidiya Putra juga menyampaikan bahwa keberhasilan dalam proses pengeboran sumur baru di lapangan Blok Tuban itu membuktikan kemampuan dari perwira-perwira PHE Tuban East Java dalam meningkatkan produksi lapangan Mudi paska peralihan dari operator sebelumnya.

Dengan adanyaa tambahan produksi dari sumur Mudi-26 sebesar 531 BOPD tersebut, maka itu mampu menambah hasil total produksi minyak dari PHE Tuban East Java menjadi 1.731 BOPD.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan pengeboran sumur Mudi-26. Semoga ke depan produksi PHE TEJ terus naik sehingga dapat turut serta mendukung target pencapaian produksi energy nasional,” tambahnya.

Sementara itu, dalam proses pengeboran sumur Mudi-26 tersebut telah melakukan kegiatan proyek tersebut dengan menerapkan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang unggul. Sehinga hasilnya bisa zero LTI, zero TRIR, dan no environmental issue. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar