Berita Migas

Pemkab Bojonegoro Belum Memberi Rekomendasi Pengelola PI Blok Tuban

Foto ilustrasi.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Proses untuk penyaluran Participating Interest (PI) Blok Tuban sudah melalui berbagai tahapan. Saat ini tinggal melengkapi dokumen berupa kesepakatan antara Gubernur dan Bupati.

“Masih menunggu kesepakatan Gubernur dan Bupati terkait BUMD yang ditunjuk untuk mengelola PI,” ujar Kepala Divisi Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Doni Ariyanto, Jumat (6/3/2020).

Sehingga kini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, masih menunggu balasan dari masing-masing daerah terkait pengelolaan PI Blok Tuban untuk nama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditunjuk.

“SKK Migas sudah melayangkan surat terkait nama BUMD yang akan digunakan sebagai pengelola PI,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Perekonomian, Darmawan, belum memberikan keterangannya terkait ini. Beberapa kali reporter beritajatim.com mencoba menghubungi nomor telpon dan mengirim pesan singkat juga tidak ada respon.

Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menunjuk BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) sebagai pengelola PI Blok Tuban.

Setelah proses kesepakatan antara Bupati dan Gubernur ini sudah dikirim ke SKK Migas maka Bojonegoro segera mendapatkan hak-haknya karena Lapangan Sukowati merupakan kontrak baru sejak diakuisisi oleh Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ). [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar