Berita Migas

Operator Migas di Bojonegoro Diharap Tambah Tanaman Peneduh

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Pencemaran Air, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Muhayana meminta agar operator lapangan minyak dan gas bumi (migas) menambah tanaman penduh disekitar wilayah operasi.

“Selama ini (operator migas) sudah menanam pohon penghijauan (sabuk hijau), tapi masih kurang untuk pohon peneduhnya disekitar jalan,” ujarnya, Sabtu (26/9/2020).

Pihaknya mengaku sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah operator migas yang melakukan eksplorasi di Bojonegoro agar menambah pohon peneduh. Sehingga diharapkan, dengan begitu bisa mengurangi suhu panas saat musim kemarau seperti saat ini. “Yang masih kurang sudah diberi tahu,” imbuhnya.

Permintaan penambahan penanaman pohon tersebut juga sebagai bentuk mendukung program Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang menargetkan 500 ribu pohon selama masa jabatannya. Saat ini, kata Muhayana, sudah ada sekitar 200 ribu pohon lebih yang sudah ditanam di beberapa titik ruas jalan dan sebagai penambahan ruang terbuka hijau (RTH).

Sementara diketahui, operator migas yang melakukan eksplorasi di Bojonegoro adalah ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang mengelola lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Pertamina EP Cepu, dengan lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pertamina Asset 4 Field Cepu mengelola lapangan sumur tua Wonocolo, dan Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati, Lapangan Sukowati.

Muyahayana mengungkapkan, sejauh ini operator migas yang melakukan eksplorasi di Bojonegoro dan sudah sesuai dengan ketentuan dan memenuhi green belt dan pohon peneduh adalah Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati. Pihaknya meminta, agar operator migas lain juga memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau untuk mengendalikan suhu di Bojonegoro.

Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati, Angga Aria mengatakan, pada tahun 2019 total ada 750 pohon yang sudah ditanam. dengan rincian, 670 pohon jenis trembesi, da 80 pohon jenis sepatu dea. “Sedangkan di tahun 2020 ada 1.000 pohon jenis tanaman buah mangga,” jelasnya. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar