Berita Migas

Minarak Brantas Gas Bekali Warga Pelatihan Hidroponik

Sidoarjo (beritajatim.com) – Komunitas Sidoarjo Positif dan Minarak Brantas Gas kembali memberikan pelatihan hidroponik kepada warga Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin.

Pelatihan hidroponik ini dilakukan di Balai Desa Banjarasri dengan mendatangkan pegiat hidroponik Ari Anjani, guru SMK 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri, pemilik sayur hidroponik Ogiri.

Berbeda dengan kegiatan pertama yang sifatnya masih teori. Kegiatan kedua bertema Follow up Perawatan dan Pengembangan Hidroponik ini lebih banyak praktik cara bertanam hidroponik.

Peserta yang diundang di seminar kedua ini adalah mereka yang sudah mendapatkan pelatihan dasar hidroponik pada seminar pertama beberapa bulan lalu.

“Kelebihan tanaman hidroponik adalah lebih sehat, tidak memerlukan lahan luas karena bisa dilakukan di sekitar rumah,” kata Ari Anjani di sela-sela acara Senin (10/6/2019)

Sesuai namanya, hidroponik, syarat utama tanaman ini adalah menggunakan air. Maka tanaman hidroponik tidak membutuhkan lahan tanah, seperti tanaman biasanya.

Mereka yang tertarik bertanam hidroponik hanya membutuhkan instalasi hidroponik power. Instalasi itu bisa dibuat sendiri berbahan pipa paralon atau kit hidroponik.


Warga yang mengikuti pelatihan mengaku senang dan tertarik untuk menanam hidroponik di rumah. Mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan.

“Kegiatan binaan Minarak Brantas Gas ini bermanfaat, sekaligus menginspirasi warga untuk mencoba menanamnya,” kata anggota PKK Desa Banjarasri
Fitria Hanim.

Sekretaris Desa Banjarasri Saefulloh berharap, kegiatan pelatihan ini terus berkelanjutan. Supaya ilmu yang didapatkan warga tidak setengah-setengah, melainkan bisa dipraktikkan langsung di rumah. “Sehingga ilmu yang sudah didapatkan warga bisa dikembangkan untuk wirausaha,” imbuh Saefulloh.

Manager Public Relation Minarak Brantas Gas Arief Setyo Widodo menjelaskan, kegiatan ini memang dilakukan untuk menunjang perekonomian desa sekaligus untuk menggali potensi dan mengasah sumber daya manusia (SDM) warga desa melalui bertanam sayur dengan hidroponik.

“Kami mendukung penuh kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti ini. Semoga berkelanjutan dan terus membawa manfaat untuk masyarakat,” harap Arief. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar