Berita Migas

Masa Kerja PEPC Diperpanjang Guna Minimalisir Hilir Mudik Pekerja

Pekerja proyek migas Jambaran Tiung Biru yang baru datang menjalani rapid test.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pekerja minyak dan gas bumi (Migas) Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro menjalani rapid test. Sebanyak 51 orang pekerja yang menjalani test tersebut baru datang dari kota zona merah Corona Virus Disease (Covid-19).

“Sebelum menjalani tes mereka juga berjemur terlebih dahulu, kemudian setelah ini ada karantina secara mandiri di tempat yang sudah disediakan sesuai pekerjaan masing-masing,” ujar Pjs JTB Site Office & PGA Manager, Edy Purnomo, Senin (6/4/2020).

Para pekerja migas yang datang tersebut dari berbagai bidang, mulai tim drilling, pekerja di proyek EPC GPF dan PEPC. Setelah dilakukan rapid test, hasilnya semua pekerja dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. “Setelah menjalani tes para pekerja akan mulai bekerja,” ungkapnya.

Masa kerja di proyek JTB juga akan diperpanjang. Dari sebelumnya sistem 14 hari bekerja dan tujuh hari libur, menjadi 28 hari bekerja dan 14 hari libur. Hal itu, juga dilakukan guna meminimalisir hilir mudik pekerja. Sehingga diharapkan bisa memutus penyebaran virus corona.

“Perpanjangan waktu bekerja ini supaya tidak terlalu mepet masa hilir mudiknya pekerja,” katanya usai melakukan rapid tes di Hotel GDK Bojonegoro.

Edy menjelaskan, sejauh ini pihak operator sudah melakukan beberapa kegiatan guna memutus penyebaran virus corona. Diantaranya memberikan paket perlengkapan untuk cuci tangan, berupa wadah air dan sabun cuci tangan ke lokasi di sekitar wilayah operasi atara lain di seputar Kecamatan Kalitidu, Gayam, Purwosari, Ngasem dan Tambakrejo.

Usaha pengendalian penyebaran Covid-19 lainnya yang telah dilakukan oleh operator antara lain dengan memberikan bantuan berupa rapid test, Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat beserta perlengkapan seperti safety shoes, safety goggles dan cartridge facepiece, safety eyewear yang telah diserahkan kepada Komandan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah.

Melalui dr. Whenny Dyah P, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif PEPC dalam upaya mencegah menyebarnya Covis-19. “Semoga dengan bantuan ini, upaya kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro menjadi lancar, dan membuktikan bahwa masyarakat Bojonegoro semuanya sehat,” ujar dr. Whenny, sebelumnya. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar