Berita Migas

Keuntungan PT ADS dari Hasil Migas Diperkirakan Turun

Hearing Komisi B DPRD Bojonegoro bersama dengan BUMD Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Presiden Direktur PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) Lalu M Syahril Majidi mengaku keuntungan dari penyertaan modal (participating interest/PI) pengelolaan minyak dan gas bumi (Migas) Blok Cepu turun.

“Tapi itu baru perkiraan, karena nilai penghitungan pendapatan itu belum diaudit,” ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Penurunan dari hasil penyertaan modal itu diperkirakan senilai USD 500.000. Dari nilai pendapatan pada 2019 sebesar USD 30 juta, dan di tahun 2020 diperkirakan hanya USD 29,5 juta. “Pengaruhnya karena kontraksi harga minyak itu saja,” jelasnya.

Menurut Lalu, kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020 tersebut sangat berdampak terhadap penurunan harga minyak dunia. Sehingga mempengaruhi penurunan pendapatan keuntungan dari bagi hasil minyak.

Meski demikian, dia mengaku, pembagian keuntungan di Blok Cepu ini sangat unik. Menurutnya, meski kondisi harga minyak dunia menurun, tetapi pembagian untuk kontraktor, yakni ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) tidak banyak berdampak.

“Pembagian keuntungan di Blok Cepu ini unik, pendapatan kontraktor tidak terlalu jatuh, meski harga minyak turun,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Sally Atyasasmi usai melakukan rapat bersama dengan agenda laporan keuangan dan rencana kerja 2021 bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, termasuk PT ADS mengungkapkan, bahwa dalam hearing tersebut dinilai tidak maksimal.

“Padahal rapat ini sudah dijadwalkan awal bulan Februari, tetapi dokumen pendukung seperti neraca laporan keuangan dan rencana kerja tidak dipersiapkan dengan baik,” pungkasnya. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar