Berita Migas

Industri Migas Tak Akan Berhenti Beroperasi Meski Bojonegoro Lakukan Pembatasan, Ini Strateginya

Surabaya (beritajatim.com) – SKK Migas Jawa Bali Dan Nusa Tenggara (Jabanusa) memastikan produksi Minyak dan Gas (Migas) di wilayah Bojonegoro. Namun SKK Migas juga mendukung niatan baik dari Bupati Bojonegoro dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, yang meminta pekerja luar Bojonegoro pulang ke kota asalnya. Begini strategi yang akan diambil oleh SKK Migas Jabanusa.

Strategi pertama adalah dengan mematuhi himbauan dari Bupati Bojonegoro, dimana penerapannya saat ini pekerja sudah meminta permohonan perpanjangan tinggal 14 hari. Biasanya pergantian shift pekerja Migas dilakukan setiap 14 hari. Jadi pekerja akan berganti shift setelah 14 hari bekerja di area Migas.

“Tetapi mereka yang sudah dilapangan kami akan minta perpanjang tinggalnya. Dan jika sudah waktunya ganti shift kami akan minta izin ke Bupati untuk pergantian shift ini. Dan beberapa personil yang sedang melaksanakan kegiatan operasionalnya telah mengajukan izin tingga 14 hari. Sementara yang belum gilirannya diminta untuk kembali ke rumahnya terlebih dahulu,” ungkap Kepala Bagian Humas SKK Migas Jabanusa, Doni Ariyanto, Minggu (29/3/2020).

SKK Migas juga menyediakan antisipasi untuk identifikasi kesehatan dilapangan seperti cek suhu badan, hand sanitizer, spt check suhu badan penggunaan hand sanitizer, coverall, kaca mata dan sarung tangan. Dan semua itu sejak awal memang sudah menjadi standar keselamatan kerja di lapangan Migas.

Tak hanya sekadar mematuhi himbauan Bupati Bojonegoro, SKK Migas dan perusahaan Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) juga ikut membantu penyediaan peralatan untuk pencegahan wabah virus covid-19 ini di Bojonegoro.

“Intinya kami akan menyesuaikan, membantu dan mencari solusi yang terbaik utk semua pihak. Karena masalah covid-19 ini adalah masalah dunia dan kita harus saling bahu membahu utk mengatasinya bukan untuk memenangkan ego sektoral saja,” tandasnya. Doni memastikan produksi migas akan tetap aman.[rea/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar