Berita Migas

Hari Cuci Tangan Sedunia, Pertamina Aktif Edukasi PHBS ke Masyarakat

Surabaya (beritajatim.com) – Hari Cuci Tangan Sedunia yang diperingati setiap 15 Oktober 2020 merupakan sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Pada tahun 2020 ini juga, Hari Cuci Tangan Sedunia semakin penting untuk diperingati mengingat kondisi dunia yang sedang dilanda oleh Pandemi Covid-19 semenjak awal tahun lalu. Tidak lain di Indonesia, semenjak bulan Maret lalu sampai dengan sekarang, masyarakat masih berperang melawan Pandemi Covid-19 untuk terus menekan angka penyebaran dari Virus tersebut.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Energi, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus juga terus bergerak aktif untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

“Edukasi cuci tangan dan memakai masker merupakan bentuk upaya untuk menggiatkan lagi salah satu langkah antisipasi paling efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat,” ujar Rusminto Wahyudi, Pjs. Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus.

Rusminto menyampaikan bahwa sejak awal Pandemi pada bulan Maret lalu, Pertamina Group di Jatimbalinus telah menyalurkan lebih dari 840 unit tempat cuci tangan portable untuk fasilitas umum, seperti tempat ibadah, puskesmas, pasar rakyat, dan kampung wisata tematik.

“Jumlah tersebut belum termasuk tempat cuci tangan portable yang telah dipasang di 1.240 SPBU yang berada di wilayah Jatimbalinus,” tambahnya.

Selain bergerak dalam distribusi Energi kepada masyarakat, Pertamina juga terus mengedukasi masyarakat yang berada di sekitar wilayah area operasi untuk dapat berperan aktif menghadirkan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat itu sendiri.

“Edukasi kepada anak-anak juga kami berikan tentang pentingnya menerapkan PHBS, bukan hanya pada saat Pandemi saja, namun untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Rusminto. [rea/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar