Berita Migas

Camp Pekerja Uji Seismik Disosialisasikan,Ini Kesepakatannya

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah perwakilan warga dan juga tokoh masyarakat yang tinggal di Dusun Mbecok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mengikuti kegiatan sosialisasi keberadaan camp untuk para pekerja Uji Seismik 3D mencari cadangan minyak yang dilaksanakan oleh Pertamina Hulu Egergi (PHE), Sabtu (27/7/2019).

Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberitahukan secara resmi bahwa terdapat ratusan pekerja Uji Seismik 3D PHE itu yang membuat tempat tinggal sementara di dusun itu. Dalam sosialisasi itu juga dilakukan musyarawah dengan masyarakat terkait dengan aturan-aturan yang harus dipatuhi para pekerja.

Pantauan beritajatim.com, pertemuan antara warga dengan penanggungjawab pekerja Uji Seismik 3D itu dilakukan setelah sempat mendapatkan protes dari warga. Yang mana sebelumnya, ratusan pekerja itu sudah tinggal di lokasi camp meski belum memberitahukan secara resmi kepada warga setempat.

“Kita mohon maaf sebelumnya, kita baru bisa melakukan silaturahmi secara langsung kepada bapak-bapak semuanya. Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang intinya ingin musyawarah bersama terkait dengan keberadaan camp pekerja,” ungkap Arip, selaku Humas kegiatan Uji Seismik 3D yang dilakukan PHE.

Dalam pertemuan tersebut, Arip menjelaskan kepada warga Dusun Mbecok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban itu bahwa pekerja yang tinggal di camp itu sebanyak 321 orang yang merupakan warga Tuban saja. Kemudian ditambah beberapa pekerja dari daerah lain yang ikut dalam kegiatan Uji Seismik itu.

“Hasil dari pertemuan ini sudah kita sepakati terkait dengan aturan para pekerja yang tinggal di camp. Salah satunya batasan pekerja keluar camp adalah jam 9 malam dan harus pakai tanda pengenal,” tambah Arip, setelah kegiatan sosialisasi dengan warga Dusun Mbecok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Sudarlin, salah satu perwakilan dari warga Dusun Mbecok, Desa Tegalrejo itu menyatakan bahwa memang sudah ada titik temu terkait permasalahan keberadaan pekerja Uji Seismik yang tinggal di dusun itu. Ia berharap kesepakatan dari pertemuan itu supaya bisa dipatuhi oleh para pekerja dan perusahaan.

“Pertemuan ini memang membahas tentang hubungan kerja dan pekerja yang tinggal domisili di camp. Kalau misalkan peraturan yang telah ditetapkan tidak dilaksanakan maka kita minta untuk keluar dari desa sini,” ungkap Sudarlin, warga Dusun Mbecok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi terkait dengan keberadaan cam pekerja Uji Seismik 3D kepada warga itu dihadiri oleh Kapolsek Merakurak, Danramil Merakurak, Sekcam Merakurak dan juga pihak desa. Sedangkan, untuk sosialisasi terkait dengan proses kegiatan Uji Seismik di wilayah Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak akan dilaksanakan pada hari Rabu (31/7/2019) mendatang.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar