Iklan Banner Sukun
Berita Migas

BPH Migas Bersama DPR RI Gelar Sosialisasi Kinerja pada Warga Pesisir Tuban

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi Sinergitas DPR RI dengan BPH Migas yang berlangsung di Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.[foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kegiatan Sosialisasi Kerja dan Penyuluhan Regulasi BPH Migas Tahun 2021 yang bersinergi dengan anggota DPR RI Komisi VII yang berlangsung di Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh warga masyarakat yang ada di kawasan pesisir pantai utara Tuban tersebut. Dalam kesempatan tersebut pihak BPH Migas merencanakan adanya saluran pipa Gas yang akan masuk wilayah Kabupaten Tuban dan bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat.

“Jadi kegiatan hari ini adalah sinergitas kerja BPH Migas dengan DPR RI Komisi VII. Jadi kita mensosialisasikan kinerja BPH kepada warga masyarakat di Tuban ini,” terang Abdul Halim, selaku Komite BPH Migas setelah kegiatan sosialisasi tersebut.

Abdul Halim menyampaikan, dalam kegiatan sinergitas dengan Ratna Juwita Sari, angota DPR RI Komisi VII Dapil Tuban-Bojonegoro itu, BPH Migas menjelaskan terkait tugas dan fungsi dari BPH Migas yang masih awam bagi masyarakat. Salah satunya, BPH Migas sebagai lembaga regulasi, melakukan pengaturan ketersediaan dan distribusi, juga pengawasan pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan gas bumi melalui pipa yang ditetapkan pemerintah dapat terjamin di seluruh wilayah Indonesia.

“Jadi yang kita sampaikan di sini adalah fungsi dan tugas BPH Migas itu dulu. Jadi cakupan dari tugas BPH itu apa saja, pengaturan kita itu apa saja. Sehingga masyarakat tahu, kalau ada kendala-kendala jaringan gas ke rumah tangga siapa yang harus diberitahu,” sambungnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, BPH Migas juga bersama dengan Pertamina menyampaikan jika terjadi hal-hal yang kurang tepat terkait temuan di lapangan terkait BBM maka warga masyarakat bisa melaporkan melalu 135. Selain itu, juga bisa menyampaikan melalui BPH Migas sebagai pengawasan dalam penyaluran BBM itu.

Sejuah ini, untuk wilayah Kabupaten Tuban sendiri belum ada jalur pipa untuk aliran Gas yang bisa langsung ke rumah-rumah warga. Dalam kesempatan itu pihak BPH Migas menyampaikan bahwa penyediaan jaringan pipa Gas untuk warga masyarakat Tuban suatu saat pasti ada.

“Suatu saat nanti pasti ada (jaringan pipa gas di Tuban), semua kan untuk kemakmuran rakyat, kebetulan pipa dari Gresik ke Semarang sudah ada, kita akan eksplor semuanya untuk kesejahteraan masyarakat. Tapi harus pelan-pelan, tidak bisa sekaligus,” ungkapnya Komite BPH Migas tersebut.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII, Ratna Juwita Sari yang hadir dalam kesempatan itu menyatakan berterima kasih kepada BPH Migas yang telah memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat Tuban. Yang mana sosialisasi tersebut sudah pernah di laksanakan dengan sasaran para mahasiswa serta pelajat dan kali ini langsung kepada para petani, nelayan dan juga para ibu-ibu.

“Harapannya dengan kegiatan sosialisasi ini masyarakat bisa memahami apa tugas dan fungsi dari BPH Migas. Sehingga kalau misalkan ada permasalahan di lapangan mereka tahu harus mengadu kepada siapa,” ungkap Ratna Juwita Sari, Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Tuban-Bojonegoro setelah kegiatan tersebut.[mut/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar