Berita Migas

April, Pertamina Pasok 146 Ribu Ekstra Tabung Elpiji di Jember

Pertamina menambah pasokan Tabung elpiji 3 kilogram. [foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Pertamina memasok tambahan fakultatif elpiji sebanyak 75 ribu tabung dari rata-rata pasokan harian 68 ribu tabung di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Setelah ada tambahan itu, konsumsi elpiji cenderung menurun.

“Tapi pekan ini, terjadi peningkatan kembali. Kami tambahkan 70 ribu tabung, sehingga pada April 2021 ini sudah 146 ribu tabung yang kami tambahkankan,” kata Agung Surya Pranata Sales Branch Manager V Pertamina Malang.

Satu pekan sebelum lebaran, Pertamina akan menambahkan pasokan elpiji di tingkat agen dan pangkalan. “Harapan kami ini bisa meng-cover semua peningkatan konsumsi elpiji di masyarakat. Pesan kami: masyarakat membeli elpiji langsung di pangkalan agar mendapat harga sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan gubernur sebesar Rp 16 ribu,” kata Agung.

Ada 16 ribu pangkalan elpiji di Jember yang siap beroperasi. “Selain itu, kami menyiapkan 28 agen dan 540 pangkalan siaga yang siap menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, yang buka pada hari Minggu dan (jam) operasional lebih lama,” kata Agung.

Pertamina menyiapkan alternatif produk di setiap pangkalan, yakni Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram. “Untuk elpiji, koordinasi tetap kami lakukan dengan pemerintah daerah dan teman-teman agen agar peningkatan konsumsi di masyarakat bisa kami pantau, dan kami menjamin ketersediaan stok di pangkalan. Jadi tidak perlu panic buying. Sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” kata Agung.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur yang juga pengusaha elpiji di Jember, Moch Satib, mengatakan, kemungkinan Pertamina melihat Covid-19 menyebabkan angka kemiskinan meningkat.

“Dari situ kemudian masyarakat banyak yang membutuhkan (elpiji bersubsidi 3 kilogram). Karena tabung elpiji 3 kilogram adalah elpiji bersubsidi untuk masyarakat miskin, saya sangat berharap kepada masyarakat yang secara ekonomi mampu dan usaha rumah makan selain UMKM agar jangan menggunakan elpiji tiga kilogram. Beralihlah ke elpiji non subsidi agar elpiji tiga kilogram tepat sasaran,” kata Satib, Sabtu (1/5/2021). [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar