Dua siswa SMKN 1 Ngasem temukan arca Kepala Ganesha hilang saat kerusuhan Kediri dan mengembalikannya ke Pemkab Kediri.
Penulis: Nanang Masyhari
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Doa Bersama bertajuk ‘Damai Negeriku, Jaga Kediri, Jaga Jawa Timur dan Jaga Indonesia’.
Kedua pelaku tersebut masing-masing berinisial CK (27), warga Klaten, dan MSA (23), warga Jakarta. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa empat buah petasan.
Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung berhasil menangkap seorang terduga provokator berinisial CK (27), warga asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Polres Tulungagung menangkap terduga provokator yang akan melakukan kerusuhan saat aksi unjuk rasa. Terduga pelaku tersebut berinisial CK (27) warga Kabupaten Klaten.
Aksi unjuk rasa di Tulungagung batal digelar karena situasi belum kondusif. Polisi amankan provokator dan aksi diganti dialog publik terbuka.
Pemkab Kediri terima ratusan barang jarahan kericuhan. Mas Dhito pastikan pengembalian tak diproses hukum, Satpol PP catat berbagai aset kembali.
Warga Tosaren Kediri temukan motor NMAX putih tanpa pemilik disertai pesan di kardus. Polisi amankan kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Bupati Kediri Hanindhito temui 28 tersangka kerusuhan Pemkab Kediri di Polres. Ia ajak warga kembalikan barang jarahan agar terhindar proses hukum.









