Advertorial

Ubaya Dorong Pengembangan Organisasi dan SDM Bumdes Tanjungan

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) dorong pengembangan organisasi dan sumber daya manusia (SDM) BUMDes Tanjungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kolaborasi antara Program Studi (Prodi) Magister Psikologi Sains Ubaya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya dan Pemerintah Desa Tanjungan, Mojokerto. Pembekalan pengembangan SDM dan potensi desa wisata kepada warga Desa Tanjungan dilakukan secara langsung (offline) dengan tetap mengikuti protokol kesehatan di Desa Tanjungan, Mojokerto.

Sebanyak 30 warga Desa Tanjungan mengikuti pembekalan. Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Psikologi Sains Ubaya, Dr. Frikson Christian, S.Psi., M.T. sekaligus pemberi materi menyampaikan jika ada dua kegiatan pembekalan yang berlangsung bersamaan sesuai dengan kebutuhan warga setempat dalam mengelola dan mengembangkan potensi desa. Selain memberikan pembekalan pengembangan SDM kepada warga, tim pengabdian masyarakat Ubaya juga menambahkan materi mengenai ilmu manajerial, planning dan pemahaman tentang konsumen sesuai dengan kondisi maupun kebutuhan warga Desa Tanjungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi prodi Magister Psikologi Sains Ubaya dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami melalui LPPM Ubaya juga mencoba memberikan apa yang dibutuhkan warga untuk program pengembangan Desa Tanjungan,” terang Frikson Christian, Selasa (13/4/2021).

Warga dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan kelompok Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) ditambah dengan kelompok Karang Taruna. Masing-masing kelompok mendapatkan topik materi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan warga Desa Tanjungan. Kelompok BUMDes mendapatkan topik materi mengenai “PKM Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia”. Penyampaian materi dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berisi tentang perencanaan dan goal setting. Kemudian di sesi kedua membahas mengenai kepemimpinan yang efektif dalam organisasi.

Sementara itu, kelompok Pokdarwis dengan Karang Taruna memperoleh topik materi mengenai “PKM Layanan Prima dan Survei Kepuasan Pelanggan”. Pada sesi pertama warga mendapatkan pembekalan materi layanan prima dan penggalian kebutuhan atau kepuasan pelanggan. Setelah itu warga juga mendapat wawasan mengenai praktik pelaksanaan layanan prima dan penggalian kebutuhan atau kepuasan pelanggan.

Penyampaian materi di kedua kelompok disampaikan secara langsung oleh Dr. Frikson Christian, S.Psi., M.T., Marselius Sampe Tondok, S.S., M.Si., dan Darmawan Muttaqin, S.Psi., M.A. selaku Dosen Fakultas Psikologi Ubaya. Narasumber lain yang menyampaikan materi sekaligus alumnus Magister Psikologi Sains Ubaya yaitu Johanes Gregorious Gozalie, S.T., M.Si. Kegiatan pembekalan ini juga dibantu oleh Dio, salah satu mahasiswa aktif Magister Psikologi Sains Ubaya.

Setelah pembekalan selesai harapannya warga di masing-masing kelompok dapat berbagi informasi maupun ilmu tentang materi yang sudah mereka dapatkan agar dapat diimplementasikan dalam mengembangkan potensi desa wisata di Desa Tanjungan. Selama pembekalan, tim pengabdian masyarakat Ubaya melihat jika fokus warga saat ini adalah membangkitkan kembali kegiatan yang terdampak pandemi melalui pengembangan potensi desa wisata Waduk Tanjungan yang berlokasi di desa Tanjungan Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Frikson Christian mengungkapkan jika Desa Tanjungan merupakan salah satu contoh kasus sebagai desa wisata yang berhadapan dengan realita pandemi.

“Kami mendapat informasi dari Bu Lurah jika salah satu permasalahan mereka adalah dana desa dan jumlah pengunjung wisata yang turun. Adanya pandemi membuat kegiatan warga vakum hampir satu tahun. Oleh sebab itu, kami berharap dengan adanya pembekalan serta pendampingan dari Ubaya dapat bermanfaat untuk menambah wawasan, jejaring maupun kerja sama produksi yang dapat diimplementasikan warga Desa Tanjungan,” pungkas Frikson Christian.[adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar