Advertorial

SKK Migas Jabanusa Berikan Pencerahan di Kampus di UPN Veteran

Surabaya (beritajatim.com) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) menguatkan kerjasama dengan kampus melalui rangkaian kuliah umum. Kini kuliah umum digelar di kampus UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, Kamis (11/8/2022).

Acara tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknik UPN Veteran Jawa Timur Dr. Dra. Jariyah, M.P, SKK Migas Perwakilan Jabanusa, KKKS PT. Pertamina EP Cepu Reg 4 Zona 11, KKKS PT. Pertamina EP Cepu Reg 4 Zona 12, KKKS Medco Energy.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Rektor UPN Veteran Jawa Timur dan jajaran civitas akademika UPN Veteran Jawa Timur atas kesempatan yang diberikan kepada SKK Migas Perwakilan Jabanusa untuk melaksanakan Kuliah Umum ini,” kata Manajer Senior Humas SKK Migas Jabanusa Indra Zulkarnain.

Kuliah umum ini sangat penting. “Ini merupakan salah satu program kerja SKK Migas Perwakilan Jabanusa untuk memberikan sosialisasi kepada civitas akademika, dan memberikan pemahaman yang benar mengenai industri hulu migas,” kata Indra.

Menurut Indra, publik jarang mengetahui seluk beluk industri hulu migas.

“Kendati bahan bakar minyak (BBM) merupakan produk olahan yang bersumber dari minyak mentah hasil dari industri hulu migas ini dinikmati masyarakat, namun jarang sekali atau tak banyak yang memahami lika-liku industri hulu migas ini,” katanya.

Ingin memberikan pandangan jelas dan menyeluruh soal industri hulu migas, SKK Migas Jabanusa menghadirkan empat nara sumber untuk memberikan penjelasan kepada civitas akademika. “Kami berharap civitas akademika ini bisa melakukan diseminasi informasi ke publik agar semakin banyak yang memahami,” kata Indra.

Empat pemateri itu adalah Indra Zulkarnain sendiri yang memaparkan peran kegiatan hulu migas dalam pemenuhan kebutuhan energi Indonesia. Berikutnya adalah Edy Purnomo dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Pertamina EP Cepu Zona 12 yang menjelaskan overview PT Pertamina Ep Cepu dan Blok Cepu serta Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang telah dilakukan.

Pemateri ketiga adalah Achmad Setiadi dari PT Pertamina EP Zona 11 Field Poleng yang juga membahas overview kegiatan PT Pertamina Ep Cepu Reg 4 Zona 11 dan pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Pemateri terakhir adalah Ervan Tedriyal dari Medco Energi yang membahas terkait overview wilayah kerja Medco dan tanggung jawab PPM kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Program Pemberdayaan Masyarakat perlu dijelaskan sebagai bagian terintegrasi dari kegiatan masing-masing KKKS, untuk memberikan pandangan bahwasanya kegiatan industri hulu migas tak boleh mengabaikan masyarakat sekitar,” kata Indra.

Pemaparan para narasumber ini mendapat respons antusias dari peserta kuliah umum. Tanya jawab pun terjadi. Rata-rata civitas akademika UPN Veteran memberikan pertanyaan kritis soal dampak industri migas ini terhadap lingkungan dan masa depan industri tersebut. Sesi tanya jawab ini memberikan ruang kepada SKK Migas Jabanusa untuk menyampaikan kesiapan indusri hulu migas Indonesia menghadapi perubahan zaman dan masa depan. Acara diakhiri dengan foto bersama semua narasumber dan peserta kuliah umum. [adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar