Advertorial

Mojokerto Kerahkan Damkar Untuk Desinfektan Seluruh Jalanan Di Kabupaten Mojokerto

Caption : Penyemprotan disinfektan di jalan-jalan protokol di wilayah Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan menggunakan kendaraan water cannon dan pemadam kebakaran (damkar), Polres Mojokerto bersama Pemkab Mojokerto melakukan penyemprotan disinfektan pencegahan virus corona (Covid-19). Penyemprotan dilakukan menyebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto (14 wilayah hukum Polres Mojokerto dan empat wilayah hukum Polresta Mojokerto.

Kegiatan diawali dengan apel persiapan di halaman Mapolres Mojokerto, ditandai penyerahan alat hand sprayer dari Bupati Mojokerto kepada petugas penyemprot disinfektan. Upaya tersebut dilakukan melindungi masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto dari wabah Covid-19.
Penyemprotan disinfektan serentak di wilayah hukum Polres Mojokerto tersebut dipimpin langsung Bupati Mojokerto, Pungkasiadi dan Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung. Penyemprotan disinfektan serentak di 14 kecamatan wilayah hukum Polres Mojokerto tersebut dimulai dari Mapolres Mojokerto.

Dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, penyemprotan disinfektan tersebut juga melibatkan anggota TNI, perangkat desa dan kelurahan, masyarakat, relawan dan karyawan di wilayah hukum Polres Mojokerto. Kendaraan water cannon dan tiga unut mobil damkar disiapkan.
Sebanyak 155 ribu liter disinfektan tersebut dengan sasaran 1.705 lokasi dari 304 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Mojokerto. Peralatan yang digunakan petugas dalam penyemprotan disinfektan serentak tersebut mencapai 1.700 hand sprayer. Tak lupa Bupati dan Kapolres secara bergantian memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, penyemprotan serentak dilakukan menyusul instruksi Kapolri yang ditindaklanjuti Polres Mojokerto bersama Forkopimda. ‘Kesepakatan, hari ini kita melakukan pemutusan Covid-19 secara masif di Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

Penyemprotan disinfektan serentak tersebut dilakukan melalui tiga pilar, dari tingkatan desa hingga kecamatan. Pemkab Mojokerto juga menyediakan ribuan liter cairan disinfektan bagi masyarakat maupun relawan yang hendak melakukan penyemprotan di daerah masing masing.

“Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah maupun ikhtiar kabupaten Mojokerto memerangi Covid-19 memutus virus,”tegasnya.

 

Senada dengan Bupati Mojokerto, Kapolres Mojokerto AKBP Feby Hutagalung menambahkan, penyemprotan disinfektan serentak yang dilakukan tersebut atas dasar perintah Kapolri tak lain untuk memutus wabah virus corona Covid-19) khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Mojokerto mari kita cegah bersama-sama virus corona ini. Tanpa kerja sama dari masyarakat kita akan kesulitan untuk segera menghentikan penyebaran ini. Jadi kita harapkan masyarakat selalu mengikuti protokol yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Tak hanya pemerintah dan pihak kepolisian serta TNI yang melakukan penyemprotan, petugas kepolisian juga mengarahkan para relawan dan pengusaha untuk melakukan penyemprotan di wilayah masing-masing.

Sehari sebelumnya, Bupati didampingi Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kepala Dinas Kesehatan, mengumpulkan para camat dan perwakilan 27 puskesmas di Kabupaten Mojokerto, guna mengoordinasikan kegiatan penyemprotan disinfektan serentak. Bupati menegaskan bahwa Pemkab Mojokerto akan terus melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19.

“Kami sudah masuk ke pabrik-pabrik pemroduksi logistik pencegahan Covid-19 seperti industri hand sanitizer dan disinfektan. Namun kelangkaan paling banyak ada di masker. Barangkali ada industri pembuat masker yang dapat memenuhi standar, bisa dikomunikasikan. Anggaran telah kita siapkan dan matang,” ujar Bupati.

Ada tiga item yang diatur. Yakni alokasi harus dipindahkan untuk menangani Covid-19, memberi insentif pada tenaga medis dan penguatan sosial ekonomi masyarakat.[tin/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar