Advertorial

Masuk Top 50, Menparekraf RI Resmikan Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong

Mojokerto (Beritajatim.com) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia meresmikan ‘Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong’ sebagai 50 destinasi desa wisata terbaik se-Indonesia. Peresmian dilakukan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi Ikfina Fahmawati Bupati Mojokerto serta Bhante Wiriyananda dari Maha Vihara Majapahit.

Dengan peresmian ini, Desa Bejijong di Kecamatan Trowulan telah masuk dalam 50 besar finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Dari 1.831 desa wisata di Indonesia, Bejijong dinilai memenuhi tujuh aspek penilaian, termasuk data-data beserta legalitasnya. Sandiaga Uno juga melihat Bejijong sebagai satu contoh ideal untuk melihat contoh harmoni dan toleransi umat beragama berjalan mesra.

“Bejijong masuk prioritas kami untuk terus ditingkatkan sebagai destinasi wisata. Saya merasakan yang sangat spesifik di sini, adalah kearifan lokal tradisi budaya Majapahit dan toleransi beragamanya. Masyarakat Bejijong sekitar 95 persen adalah muslim, tapi di sini juga ada Maha Vihara Majapahit dan wisata religi Sleeping Buddha terbesar ke dua di Asia. Ini cermin persatuan yang sangat baik,” ungkapnya, Kamis (16/9/2021).

Dalam harapannya ke depan, Sandiaga Uno juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bekerjasama. Mulai lintas Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, masyarakat, dunia usaha dan komunitas. Menurutnya, harus ada kolaborasi, sinergi dan kerjasama yang baik dengan semua pihak. Selain inovasi yang terus ditingkatkan, adaptasi protokol kesehatan dinilai juga mampu membangkitkan dan mengoptimalkan wisata di Bejijong.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mewakili masyarakat Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak. Bupati berharap dengan diresmikannya ‘Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong’, dapat meningkatkan pembangunan masa depan pariwisata di Kabupaten Mojokerto.

“Kecamatan Trowulan memiliki banyak situs peninggalan Kerajaan Majapahit. Sebagai salah satu kerajaan besar di Nusantara, kami di Kabupaten Mojokerto tentunya sangat bangga dengan akar sejarah dan kebudayaan Majapahit. Semoga dengan ini, perkembangan dunia pariwisata di Kabupaten Mojokerto terus meningkat,” harapnya.

Beberapa wisata budaya dan sejarah yang bisa dikunjungi di Bejijong antara lain Candi Brahu, Petilasan Siti Inggil, Candi Gentong, Sumur Windu, Maha Vihara Majapahit, Buddha Tidur, wisata edukasi Rumah Wisata Lemah Toelis, wisata edukasi kesenian teaterikal Sumpah Palapa.

Pasar Rakyat Kampung Majapahit (menjajakan kuliner tradisional telur asin asap, es ketan, ayam ungkep kemaron, getuk Majapahit, manisan buah, hingga minuman khas raja-raja Majapahit yakni wedang secang), produksi batik khas Majapahit, rumah produksi kriya cor kuningan, patung dari batu dan terakota tanah liat, hingga homestay khas dengan arsitektur bergaya Majapahit. [tin/adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar