Advertorial

Luar Biasa, Pemkab Ponorogo Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Bupati Ipong Muchlissoni menerima LHP dari perwakilan BPK RI. (FOTO/Pemkab Ponorogo For Beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan capaian itu, Pemkab Ponorogo sukses mempertahankan predikat WTP selama delapan tahun berturut-turut. Dengan raihan predikat WTP yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu, menandakan bahwa berbagai indikator dalam pengadministrasian tata usaha keuangan telah terpenuhi.

“Dengan raihan WTP dari BPK ini, berarti Pemkab Ponorogo sudah melaksanakan prosedur dan administrasi secara sangat baik dan penuh dengan kehati-hatian,” kata Ipong, Senin (29/6/2020).

Sehingga, BPK menilai laporan keuangan Pemkab Ponorogo bagus secara administrasi, akuntasi pemerintahan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku. Penghargaan WTP, merupakan buah kerja keras dan cerdas seluruh pegawai Pemkab Ponorogo. Bupati Ipong menyebut raihan yang kedelapan kali secara berturut-turut juga sebagai motivasi, untuk menyajikan laporan keuangan yang lebih baik lagi.

“Sekali lagi opini WTP ini akan menjadi motivasi kami, untuk menyajikan laporan keuangan yang baik lagi,” katanya.

Tantangan Pemkab ke depan, yakni tentang pengadministrasian aset yang dimiliki oleh Pemkab Ponorogo. Sebab aset-aset terdahulu itu, dokumennya sulit untuk diperoleh. Selain itu, terkait pencatatan yang terkadang juga tidak sama.

“Pengadministrasian aset harus diperbaiki. PR kita tinggal aset itu saja,” katanya.

Laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 diserahkan pada Jumat (26/6/2020)lalu. Ipong dan Ketua DPRD Sunarto menerima langsung LHP tersebut di Auditorium BPK Perwakilan Jatim.[end/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar