Advertorial

Komisi D DPRD Sidoarjo Komitmen Kawal Rekrutmen Tenaga Kerja Warga Lokal Industri Jabon

Sidoarjo (beritajatim.com) – Rekrutmen tenaga kerja untuk wilayah industri Jabon mendapatkan perhatian khusus dari Komisi D DPRD Sidoarjo. Komisi yang membidangi bagian kesejahteraan sosial masyarakat itu sangat mendukung bila pemenuhan tenaga kerja memprioritaskan warga lokal area tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, prioritas warga lokal untuk pemenuhan tenaga kerja di kawasan industri Jabon itu memang sangat baik. Sebab hal itu bisa menaikkan standar kehidupan sosial warga di sana.

Hanya saja, pemenuhan tenaga kerja lokal itu tentu juga harus memperhatikan kompetensi dan skill yang dimiliki oleh warga sekitar. Tujuannya ialah agar kualitas kerja dan produktifitas warga di industri tersebut juga baik.

“Kan ada komposisi dari tenaga kerja apa saja yang dibutuhkan itu. Nah itu harus diperhatikan betul-betul kompetensi yang dimiliki. Pada prinsipnya kami sangat mendukung untuk pemenuhan tenaga kerja lokal di sana. Tinggal formulanya saja bagaimana,” kata politisi dari partai PKB itu Selasa (29/3/2022).

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso juga menambahkan, pemetaan kompetensi calon-calon tenaga kerja lokal untuk industri Jabon itu memang sangat penting. Sebab hal itu berkaitan dengan kebutuhan perindustrian yang akan beroperasi di wilayah Kecamatan Jabon itu.

Selain kompetensi itu, Bangun juga menyebutkan poin lain yang tak kalah penting dalam hal rekrutmen ini. Hal itu adalah tentang keselarasan pemberdayaan gender di lingkup kerja industri tersebut.

“Misalnya tenaga laki-laki di sana harus seimbang dengan pemenuhan tenaga kerja dari kalangan perempuan. Termasuk juga mengakomodir tenaga dari kaum disabilitas yang mempunyai keahlian tertentu dalam hal perindustrian di sana,” terang politisi dari Fraksi PAN itu.

Sebagai informasi, pada awal bulan Maret 2022 lalu, Pemkab Sidoarjo telah meneken MoU dengan pihak pengelola kawasan industri jabon yakni PT KIS. MoU itu terkait 60 persen kuota tenaga kerja untuk kawasan industri yang berlokasi di Jabon itu bakal diisi dari warga sekitar kecamatan tersebut.

Dalam penandatanganan MoU itu diketahui, untuk tahun ini, PT KIS membutuhkan sedikitnya 500 tenaga kerja untuk mengisi kawasan industri tersebut. Mereka bakal ditempatkan di pabrik produksi galvalum yang sudah ada di sana. (isa)


Apa Reaksi Anda?

Komentar