Advertorial

Dibuka Bupati, Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Mengikuti TOT Pendidik

Caption : Bupati Mojokerto, dr Ikfina Fahmawati M.Si saat membuka TOT pendidik PAUD Kabupaten Mojokerto di Multi Function Hall UBAYA Training Center (UTC) Trawas.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Dindik) bekerja sama dengan Universitas Surabaya (UBAYA) Prodi Magister Sains Psikologi menggelar Training of Trainers (TOT) pendidik PAUD Kabupaten Mojokerto. Kerjasama tersebut menjadi atensi Pemkab Mojokerto.

Pasalnya, pelatihan tersebut berkaitan pentingnya pra literasi pada anak usia dini sebagai pondasi kemampuan membaca dan guna meningkatkan kapasitas pendidik dalam hal mengidentifikasi dan mengintervensi perkembangan emosi sosial pada anak usia dini. Pelatihan digelar di Multi Function Hall UBAYA Training Center (UTC) Trawas.

Mengambil topik ‘Strategi Pengasuhan Pra Literasi pada Anak Usia Dini sebagai Pondasi Kemampuan Membaca’, TOT diikuti sebanyak 30 orang bunda PAUD di Kabupaten Mojokerto. Pelatihan tersebut diharapkan bisa menularkan kepada semua tenaga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, dr Ikfina Fahmawati M.Si mengatakan, program pelatihan tersebut adalah kontribusi yang luar biasa dari UBAYA bagi pendidikan di Kabupaten Mojokerto. “TOT ini untuk menjawab tantangan membangun generasi penerus yang berkualitas. Ini adalah investasi bagi anak usia dini agar dapat menjadi harapan bangsa,” ungkapnya, Sabtu (16/7/2022).

Melalui TOT, lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, kompetensi guru dapat meningkat. Karena tujuan pelatihan tersebut adalah untuk meningkatkan skill sesuai bidangnya. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan skill sesuai bidang pekerjaannya.

“Setelah mendapat TOT agar dapat diimplementasikan sehingga hasilnya efektif, efisien serta memenuhi target dan mencetak seorang trainer yang berkualitas. Dengan kompetensi ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dalam mengenal serta mengidentifikasi komponen esensi SDM berdasarkan potensi trainer,” katanya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto menjelaskan, para peserta nantinya dapat menyusun materi pelatihan dan mengevaluasinya. Para peserta mendapatkan materi tentang berbagai gaya mengajar dan tipe belajar yang berbeda. Menurutnya, penanaman belajar pada anak usia dini merupakan ujung tombak dari majunya generasi muda.

“Kalau anak punya skill belajar metode apapun yang diberikan tidak ada masalah. Kalau tidak punya maka dia bingung karena intinya saja tidak mengerti. Para pendidik usia dini itu pilihan, anugrah. Apa yang ditanamkan pada anak akan membekas di ingatan anak sampai dewasa dan mereka akan ingat gurunya, sampai besar,” ujarnya.

Bupati menegaskan, jika peserta dari calon trainer, ilmu yang didapatkan bukan dipakai diri sendiri tapi untuk mendidik anak didik yang lain. Pendidikan anak usia dini erat kaitannya dengan pembentukan karakter dan hal tersebut, tegas Bupati akan membekas ketika mereka dewasa.

“Kedepannya Pemkab Mojokerto akan memetakan terkait pendidikan anak usia dini, sehingga setiap tahunnya terdapat program lanjutan yang dapat menyiapkan pendidikan anak usia dini sebaik mungkin. Terakhir, mari kita didik anak-anak kita. Kita didik orang tuanya sehingga berguna bagi kemajuan Negeri ini. Sesuai tugas yang diamanahkan kepada kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Psikologi Sains Ubaya, Dr. Frikson C. Sinambela, S.Psi., M.T mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan dapat memberi pemahaman kepada guru PAUD tentang cara melakukan stimulasi pra literasi dalam pembelajaran anak usia dini.

“Dengan pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan kwalitas pendidik khususnya pendidik PAUD di kabupaten Mojokerto dan diharapkan para peserta bisa berbagi ilmu dan ketrampilan kepada para pendidik-pendidik yang lain,” tegasnya.

Puluhan peserta tersebut akan mengikuti pelatihan dengan dua kelas yang berbeda. Dalam pelatihan tersebut turut hadir Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. [tin/adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar