Advertorial

Bupati Mojokerto Turun Langsung Tracing Warga Terindikasi Terpapar Virus

Caption : Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati tracing warga Patung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati, terjun langsung memimpin tim surveilans Covid-19 dalam upaya pelacakan (tracing) beberapa warga Desa Patung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Menyusul beberapa warga terindikasi terpapar virus.

Bupati Mojokerto yang juga seorang dokter ini, secara teliti mengawasi proses tracing menggunakan metode rapid antigen dan rapid antibodi. Dari 15 orang warga yang diperiksa, 14 orang dinyatakan negatif dan satu orang positif. Bagi yang positif (tertular dari suami pekerja pabrik), diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri karena tidak bergejala (OTG).

“Bapak, Ibu, saya mohon prokesnya jangan kendor, ya. Terutama bermasker. Ayo kita disiplin. Saya juga mohon sirkulasi udara di rumah agar dijaga tetap lancar,” pesannya, Minggu (18/7/2021).

Setelah memimpin tracing, Bupati menyempatkan untuk menilik pasien Covid-19 bergejala berat yang dirawat di Puskesmas Pungging. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, memastikan agar semua tenaga kesehatan (nakes) berserta kelengkapan alat kesehatan agar dapat dimaksimalkan sebaik mungkin.

Usai memantau pasien, Bupati menghadiri kegoatan “Serbuan Vaksin Kodam V/Brawijaya Korem 082/CPYJ Kodim 0815 Mojokerto” yang digelar di Koramil 082/12 Ngoro dan Pendapa Kantor Kecamatan Ngoro. Turut hadir Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Yoyok Bagus Budiyanto.

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M Dariyanto, Dandim 0815 Letkol Inf Beni Asman, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Danyonif Para Raider 503/Mayangkara Letkol Inf Roliyanto, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria. Total ada 3.500 vaksin, hingga pukul 11.30 WIB yang berhasil tersalurkan mencapai 1.450.

“Vaksinasi Covid-19 ini harus kita maksimalkan dalam giat Serbuan Vaksin. Kenapa demikian? Karena pemerintah menargetkan bulan Agustus nanti, kita sudah harus bisa mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok. Untuk mewujudkan itu, tentu vaksinasi juga harus gencar. Harapannya seluruh wilayah Indonesia bisa melakukan vaksinasi juga,” terang Kapoksahli Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Yoyok Bagus Budiyanto.

Sebelumnya, Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono, menyerahkan Bantuan Sosial Pangan (BSP) Program Sembako kepada para Keluarga Penerima Manfaat (PKM). Sebanyak 200 paket sembako diserahkan kepada warga di Desa Simbaringin (200 paket) dan 200 paket untuk warga di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo.
Berdasarkan data dari Dinsos Kabupaten Mojokerto, jumlah global BSP untuk bulan Juli 2021 adalah sebanyak 53.595 PKM. Sembako meliputi beberapa kebutuhan pokok sehari-hari. Seperti beras, telur ayam, kentang, hingga sayur dan buah segar seperti jeruk, jagung manis dan labu siam.

“Hari ini kita turun lapangan menyaksikan penyerahan sembako dan bantuan pokok lainnya kepada PKM. Jumlahnya sudah didata dan diseleksi Dinsos, lalu diverifikasi Kemensos. Meski saat ini PPKM darurat, barang-barang yang disalurkan dalam keadaan baik. Segala kendala di lapangan, akan kita evaluasi dan tindaklanjuti agar ke depan semua penyaluran berjalan lancar,” tegasnya. [tin/adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar