Advertorial

Buku Sejarah DPRD Ponorogo Menjadi Kado Terindah Di Hari Jadi Ponorogo Ke 525

Ponorogo (beritajatim.com) – Hari jadi Kabupaten Ponorogo ke-525 tahun jatuh pada hari ini, Selasa tanggal 11 Agustus 2021. Di hari istimewa untuk bumi reyog itu, kalangan legislatif memberikan hadiah yang istimewa.

Ya, wakil rakyat ini melakukan launching buku yang berjudul Sejarah DPRD Ponorogo. Buku yang mengulik mulai berdirinya DPRD Ponorogo hingga sekarang ini, diserahkan secara resmi kepada Bupati Sugiri Sancoko dan Forkopimda dalam rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-525 pada Selasa (10/8/2021) malam.

Bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Ponorogo ke-525, kami juga melaunching buku yang berjudul Sejarah DPRD Ponorogo,” kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto, Rabu (11/8/2021).

Buku Sejarah DPRD Ponorogo ini berisi perjalanan berdirinya DPRD Ponorogo pada tahun 1929, hingga sekarang. Dalam proses penulisannya pun, DPRD Ponorogo melakukan kajian bersama tim yang terdiri dari konsultan ahli. Yakni politisi lawas, budayawan hingga tokoh masyarakat bumi reyog.

“Prosesnya pun memerlukan waktu lama untuk menyelesaikan buku. Ini sudah sesuai target, yakni bisa dilaunching bertepatan dengan ulang tahun Kabupaten Ponorogo,” katanya.

Dinamika politik dari tahun 1929 ditulis secara detail di buku ini. Hal tersebut tentunya berdasarkan penggalian-penggalian dokumen yang bisa dikatakan langka. “Buku ini merupakan hasil evaluasi teman-teman legislatif yang menginginkan adanya tulisan sejarah berdirinya DPRD Ponorogo secara utuh,” ungkapnya.

Buku setebal 118 halaman itu merupakan pelengkap yang utuh dari buku-buku sebelumnya. Ya, sebelumnya, kata Sunarto, ada beberapa buku dengan penulia yang berbeda-beda menceritakan sepak terjang DPRD Ponorogo.

Namun, isinya hanya sebagian-sebagian saja. Dia menyebut hanya menceritakan flasback roda kepemimpinan 5-6 periode ke belakang. “Kalau buku ini utuh menceritakan dari awal berdiri hingga periode sekarang,” katanya.

Sunarto menyebut, buku Sejarah DPRD Ponorogo ini sudah dicetak sebanyak 150 hingga 200 eksemplar. Rencananya akan dibagikan ke instansi-instansi, supaya bisa dibaca oleh masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa tahu literatur para wakil rakyat yang berada di gedung dewan.

“Nanti juga akan diberikan ke kantor kecamatan se-Ponorogo. Filenya pun akan kami upload di media sosial resmi DPRD Ponorogo,” pungkasnya. [adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar