Advertorial

10 Tahun Raih Opini WTP, Bupati Sugiri: Itu Memang Kewajiban

Ponorogo (beritajatim.com) – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), itu biasa, bukan prestasi dan itu memang kewajiban yang harus dipenuhi dalam menjalankan roda pemerintahan. Itulah kalimat yang dilontarkan oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, saat mendapatkan opini WTP dari dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Opini WTP itu merupakan penghargaan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021. Tercatat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sudah mendapatkan 10 kali secara berturut-turut opini WTP itu dari BPK RI.

“Opini WTP itu memang kewajiban kita untuk menyuguhkan suatu laporan keuangan yang akuntabel, tepat waktu dan transparan. Jadi ini bukan sesuatu yang luarbiasa, opini WTP memang kewajiban kita,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Jumat (19/5/2022).

Dengan mendapatkan opini WTP untuk 10 kalinya itu, Sugiri ingin terus berbenah. Sebab, disela-sela itu mungkin masih ada kekurangan yang harus terus dilakukan perbaikan. Sehingga opini WTP ini bukan hanya secarik kertas, juga bukan hanya perihal laporan keuangan.

“Opini WTP ini harus menjadi jiwa dan budaya disetiap pelaporan keuangan,” katanya.

Dengan begitu, kata Kang Giri sapaan akrab Sugiri Sancoko antara laporan dan faktualnya sama. Meski mengaku tidak bangga, namun bupati Sugiri Sancoko sangat berterimakasih kepada para aparatur sipil negara (ASN), yang menyuguhkan kinerja yang luar biasa. Sehingga BPK RI mengganjarnya dengan opini WTP ini.

“Terimakasih kepada teman-teman ASN yang sudah bekerja keras. Prestasi kita bukan disitu, tetapi prestasi kita adalah bagaimana mampu melayani rakyat dan mampu memberikan hebit yang baik dan menjadikan Ponorogo berkualitas,” pungkasnya. [adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar