Sumenep (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sumenep mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Sumenep ke KPU setempat pada Sabtu (13/05/2023).
Sebanyak 50 bacaleg yang didaftarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep merupakan pengurus partai, kader pemuda, dan tokoh masyarakat. Tapi sebagian besar adalah santri alumni dari berbagai pondok pesantren.
“Kami mendaftarkan bacaleg kami dari berbagai lapisan masyarakat. Kami ingin menjemput kembali masa kejayaan PKB seperti dulu,” kata Ketua DPC PKB Sumenep, Imam Hasyim.
Ia mengungkapkan, untuk Pileg 2024, PKB menargetkan mampu merebut setidaknya 16 kursi di DPRD Sumenep. Ini dengan asumsi di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) mampu meraih dua kursi. “Kami optimis PKB akan mendapat suara terbanyak, karena PKB merupakan partai warisan dari Jam’iyyah Nahdlatul Ulama terutama almarhum Gusdur,” ujar Imam Hasyim.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/nasdem-jadi-parpol-pertama-pendaftar-bacaleg-di-kpu-sumenep/
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai upaya untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan turun langsung untuk silaturrahmi ke masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh agama, terutama NU.
Sementara Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Deki Prasetia Utama menerangkan, sejak pendaftaran Bacaleg dibuka pada tanggal 1 Mei, sampai hari ini ada 7 partai politik yang telah mendaftarkan Bacaleg-nya.
Ketujuh partai itu adalah NasDem, PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Ummat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Besok merupakan hari terakhir pendaftaran bacaleg. Karena hari terakhir, kami menunggu hingga jam 23.59,” terangnya. (tem/kun)






