Surabaya (beritajatim.com) – Mengingat wilayahnya yang dilintasi garis api dan lautan, Jawa Timur termasuk Provinsi di Indonesia dengan potensi gempa bumi yang cukup tinggi.
Keadaan ini semakin jelas dengan adanya 7 sesar aktif dan 6 segmen sesar yang tersebar di wilayah Jawa Timur. Lantas, apa Itu Sesar?
Melansir jurnal Geologi, menurut Enderson dalam Zobac, Sesar atau patahan terjadi ketika suatu batuan mengalami retakan.
Hal ini berkaitan erat dengan batuan yang mendapatkan tekanan dan kekuatan sehingga timbul adanya retakan (fracture).
Tekanan yang diberikan dapat berlangsung lama dan atau cepat. Bidang sesar tersebut sangat bervariasi ukurannya, mulai dari beberapa sentimeter hingga puluhan kilometer.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gempa”]
Ketika ini terjadi, maka akan timbul sebuah gaya yang sangat besar yang berdampak getaran bagi sekitarnya (gempa bumi)
Agar semakin waspada dengan langkah mitigasi bencana, berikut adalah beberapa sesar aktif di wilayah Jawa Timur yang dilihat dari lokasi penyebarannya:
1. Sesar Kendeng
Sesar Kendeng adalah patahan yang melintang sejauh 300 kilometer dari selatan Semarang. Luang jangkauan sesar ini hingga melintasi segmen Demak, segmen Purwodadi, segmen Cepu, segmen Blumbang, segmen Surabaya, dan segmen Waru.
Mengingat segmen sesar ini cukup luas, maka daerah yang termasuk jangkauannya seperti Surabaya dan kota-kota di sekitar Sesar Kendeng bisa terdampak aktivitasnya.
2. Sesar Naik Pati
Sesar Naik Pati bentuknya cenderung lurus panjang (lineament) yang berawal dari selatan Semarang, kemudian ke arah timur laut melewati daerah Lasem dan terus hingga ke Laut Jawa.
Melansir BPBD, gempa yang Sebabkan pergerakan Sesar Naik Pati sudah beberapa kali terjadi dengan skala yang bisa merusak.
3. Sesar Pasuruan
Sesar Pasuruan terbentang dari barat ke arah timur di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Panjang sesar ini sekitar 13 km.
Sesar Pasuruan ini bergerak terakhir pada 26 Agustus lalu yang menyebabkan gempa dengan intensitas relatif 3,1 magnitudo.
4. Sesar Probolinggo
Wilayah Probolinggo juga dilewati oleh sesar aktif. BPBD Kabupaten Probolinggo bahkan baru-baru ini mengatakan bahwa sesar yang melewati wilayah Probolinggo ada tiga.
Ketiga sesar yang melewati Probolinggo ini semuanya berpotensi gempa. Mulai dari Probolinggo bagian barat, timur dan tengah. Ketiga sesar ini dapat bergerak juga apabila dipengaruhi pergerakan dari sesar Pasuruan.
5. Sesar Wongsorejo yang melewati Banyuwangi
Sesar Wongsorejo adalah sesar yang Probolinggo Timur yang melewati daerah banyuwangi, dengan panjang sekitar 10 km.
Gempa Probolinggo yang terjadi pada 23 November lalu, disebabkan sesar ini dengan kekuatan sebesar 4,1 magnitudo.
6. Sesar Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS)
Zona Sesar RMKS membentang melewati wilayah membentang ke arah Timur dan berada di sebelah utara Sesar Flores. Sesar ini juga dekat dengan lempeng samudra Indo-Australia.
Panjang sesar ini setidaknya 300 km dan diperkirakan sudah terbentuk lima juta tahun yang lalu.
Gempa yang disebabkan reaksi sesar RMKS terjadi pada 15 Januari 2022 yang mengguncang Madura, dengan kekuatan sebesar 4,1 magnitudo.
7. Sesar Bawean Fault
Bawean Fault adalah sesar di sekitar Bawean Jawa Timur dengan panjang kurang lebih 156 km. Sesar ini tercatat bergerak sebanyak 0,5 mm per tahun.
Mengingat sesar aktif yang tersebar di Jawa Timur ini, para ahli geologi memperingatkan masyarakat untuk selalu berjaga-jaga. Terutama untuk selalu siap dengan mitigasi bencana. (Kai/nap)






