Surabaya (beritajatim.com) – Melaksanakan salat Jumat merupakan salah satu ibadah yang tidak boleh ditinggalkan. Salat Jumat memiliki hukum fardhu’ain terutama laki-laki.
Selain itu, salat Jumat dilakukan umat Muslim dengan berjamaah sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut.
“Sholat Jumat adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah, kecuali (tidak diwajibkan) atas empat orang yaitu, Budak, Wanita, Anak kecil dan Orang sakit.” (HR. Abu Daud).
Pentingnya salat Jumat juga tertera dalam Al-Qur’an Surat Al-Jumuah ayat 9 yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Ibadah salat Jumat juga tak bisa disepelekan. Dalam sebuah hadist menyebutkan jika meninggalkan sholat Jumat hingga tiga kali berturut-turut karena meremehkannya, maka akan menjadi orang yang lalai.
“Barang siapa meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali karena menyepelekkannya, maka Allah mengunci mata hatinya berhentilah orang-orang dari melalaikan shalat jumat, atau Allah mengunci mata hati mereka sehingga selamanya mereka menjadi orang yang lalai” (H.R Muslim dan An-Nasai)
Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah pada Jumat (23/9/2022), prinsip umum tata cara Salat Jum‘at sama dengan Salat fardu lainnya, yakni dilakukan secara berjamaah, menghadap kiblat, pengaturan shaf dan aturan lainnya dalam ketentuan Salat berjamaah.
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum salat Jumat, yaitu sebagai berikut :
- Mandi seperti mandi janabah. Mandi ini boleh dilakukan lebih awal, misalnya, pagi hari sebelum berangkat ke tempat kerja (tidak selalu harus mendekati waktu salat Jumat).
- Memakai pakaian yang terbaik (tidak selalu yang termahal)
- Mengenakan wangi-wangian
- Tidak lupa pula menyegerakan diri berangkat ke masjid dan berjalan dengan tenang.
- Setelah di masjid, langsung menunaikan sembahyang dua rakaat tahiyatul masjid, meskipun khatib sudah berkhutbah.
- Orang yang datang terlambat masuk masjid, hendaklah tidak mengganggu jamaah lain.
- Apabila khatib sudah mulai menyampaikan khutbahnya, hendaklah setiap jamaah diam dengan penuh kekhusyukan sembari memperhatikan khutbah dengan sungguh-sungguh, tidak berbicara, bercanda, atau mengganggu konsentrasi sampai khatib selesai dengan khutbahnya.
Itulah beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan salat Jumat. Selamat menunaikan ibadah. (nap)






