Gresik (beritajatim.com)- Petrokimia Gresik terus aktif berkontribusi dibidang olahraga. Perusahan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu tetap fokus membina empat cabang olahraga (Cabor). Keempat cabor itu, antara lain renang, senam, bola voli dan sepak bola.
Selain fokus di empat cabor itu, Petrokimia Gresik telah menyalurkan dana sebesar Rp10,5 miliar yang digunakan untuk pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi.
Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menuturkan, dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk-produk berkualitas di sektor agroindustri untuk mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional. Tapi juga memajukan masyarakat dan komunitas sekitar salah satunya pada bidang olahraga.
[berita-terkait number=”5″ tag=”petrokimia-gresik”]
“Komitmen ini terjawab melalui capaian prestasi yang membanggakan dari para atlet binaan Petrokimia Gresik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” tuturnya, Sabtu (10/09/2022).
Ia menambahkan, di cabor renang Petrokimia Gresik telah melakukan pembinaan selama 37 tahun, dengan membentuk wadah Perkumpulan Renang dan Selam Petrokimia Gresik pada tahun 1985, yang saat ini telah berganti nama menjadi Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG).
Atlet renang binaan perusahaan yang berprestasi diantaranya Nurul Fajar Fitriyati dan Nanda Wahyu Jendro. Keduanya merupakan perwakilan Provinsi Jawa Timur yang berhasil memenangkan kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021.
“Nurul dan Maulana Rifky saat ini juga tengah mengikuti pelatnas. Mohon dukungan untuk mereka agar bisa terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan dunia berikutnya,” imbuhnya.
Hal yang sama pada cabor senam di Jawa Timur. Diawali dengan pendirian Klub Senam Petrokimia Gresik, dimana pada tahun 1982 klub ini berganti nama menjadi PERSANI Jatim. Saat ini PERSANI Jatim memiliki anggota yang berasal dari 36 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.
“Cabor senam binaan kami cukup produktif dalam perolehan medali. Terbaru pada PON Papua, berhasil membawa pulang tiga emas, sembilan perak, dan enam perunggu. Begitu juga di level internasional,” kata Dwi Satryo.
Kemudian cabor bola voli, tahun ini Petrokimia Gresik turut serta mengikuti pro liga yang sudah diikuti selama 19 tahun. Prestasi yang diukir meraih Juara 3 di tahun 2016 dan Juara 2 Proliga di tahun 2022 ini.
Selain Proliga, tim voli Petrokimia Gresik sebelumnya juga pernah meraih Juara 2 Kejurnas Livoli Divisi 1 tahun 2019. Saat ini, salah satu pemain voli putri binaan Petrokimia Gresik, Mediol Stiovanny Yoku terpilih untuk mengikuti Pelatnas persiapan mengikuti 2nd ASEAN Grand Prix 2022.
Terakhir, Petrokimia Gresik juga membina cabor sepak bola melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) Petrokimia Putra yang didirikan sejak tahun 1983. Adapun sejumlah pemain sepak bola berprestasi binaan SSB ini diantaranya Herman Rhomansyah, M. Dimas Drajad, Marcell Januar Putra, Agus Indra Kurniawan. Semua pemain itu pernah mencicipi di tim nasional.
“Kami terus berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, termasuk di dunia olahraga. Untuk itu kami mohon doa dan dukungan kepada masyarakat, agar operasional Petrokimia Gresik terus berjalan lancar, sehingga kontribusi yang kami berikan khususnya untuk bidang olahraga dapat semakin besar,” pungkas Dwi Satryo. [dny/kun]






