Surabaya (beritajatim.com) – Ustaz Hanan Attaki mendapat penolakan dari sejumlah elemen masyarakat saat mengisi ceramah di sejumlah daerah di Jatim. Ustaz Hanan ditolak saat akan mengisi ceramah di Gresik, Jember dan Situbondo. Terbaru pada 30 Juli nanti juga mendapat pembatalan saat akan hadir mengisi ceramah di Sidoarjo. Dalam waktu dekat juga ada acara bertajuk ‘Konser Langit Bersama’ yang rencananya digelar di Sumenep, Madura.
PW GP Ansor Jatim pun ikut buka suara terkait aksi penolakan ceramah Ustaz Hanan Attaki tersebut. Bendahara GP Ansor Jatim, Muhammad Fawait (Gus Fawait) mengatakan, penolakan ceramah tersebut bisa jadi karena tidak sepaham dengan masyarakat Jatim pada umumnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ansor”]
“Saya pikir bahwa fenomena terjadi ini bukan tanpa sebab, mungkin selama ini ada pidato yang dianggap dalam tanda kutip tidak sepaham dengan masyarakat Jatim yang Ahlussunah Wal Jamaah dan Nahdlatul Ulama (NU),” tegas Gus Fawait kepada beritajatim.com, Selasa (26/7/2022).
Dia menjelaskan, banyak ceramah dari Hanan Atakki ada di sosial media. Menurutnya, masyarakat Jatim secara umum kemungkinan tidak sepaham dengan ceramah Hanan Attaki.
“Sehingga, tentu tidak heran kalau di zaman sekarang yang serba terbuka, media sosial leluasa. Maka kalau ada penceramah yang dianggap mungkin tidak sesuai dengan masyarakat atau mungkin bisa menimbulkan hal-hal yang bisa meresahkan masyarakat itu ya terjadi seperti di Jember atau daerah lain di Jatim,” tukas pria yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini.
Gus Fawait menambahkan, penolakan tersebut merupakan konsekuensi dari ceramah Hanan Attaki yang beredar di sosial media. “Pada intinya masyarakat Jatim mayoritas NU, NKRI harga mati. Kalau soal bicara perbedaan pendapat para ulama tentu tidak di medsos, tidak di publik. Kalau bicara soal NKRI harga mati, saya sebagai Bendahara Ansor Jatim menganggap hal ini merupakan bentuk dari tindak lanjut dari masyarakat dengan baik dari medsos atau channel youtube,” pungkas Bendahara DPD Gerindra Jatim ini. (tok/kun)






