Surabaya (beritajatim.com) – Gelombang pandemi kembali menghadang. Ketakutan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kembali hadir.
Salah satunya adalah pengusaha kuliner sambal dalam kemasan seperti Sambal Stroom Rajungan Bu Riza yang berharap berbagai akses promosi khusus UMKM tetap dibuka.
“Jika dulu kami mengandalkan pameran ke berbagai kota untuk memperluas area pemasaran, saat awal pandemi sudah tidak ada lagi,” kenang Evie Noor Izza.
Hal yang sama juga diungkap Agnes, pemilik Heystartic yang bersyukur usahanya diundang mengikuti UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2021 pada Desember lalu. Ajang pameran yang digelar secara online memudahkan Agnes yang berada di Surabaya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”BRI”]
“Jadi kami tak perlu harus ke Jakarta ditengah maraknya penyebaran Covid-19. Namun secara bisnis cukup menguntungkan, sebab di pameran online itu kami mendapatkan pelanggan baru,” jelas Agnes.
Menurut CEO BRI Regional Surabaya, Triswahju Herlina sudah menggelar UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR sejak 2019 lalu. Namun karena pandemi, pameran akhirnya dilakukan secara daring. Dan peminatnya cukup banyak yakni sekitar 500 UMKM se Indonesia.
“Namun tak mengurangi efek dari pameran itu sendiri. Kami ingin UMKM bisa bangkit meskipun pandemi belum hilang,” tandasnya.[rea]






