Bojonegoro (beritajatim.com) – Sumur SKW – 10 Pad B di Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro milik Pertamina EP Sukowati Field mengalami gas kick, pada pukul 14.30 WIB, kemarin. Namun, kejadian tersebut segera ditangani dan tidak menyebabkan korban.
“Sesaat setelah terindikasi adanya semburan sumur, dilakukan killing well dengan memompakan lumpur ke dalam sumur dengan tujuan untuk menekan fluida agar tidak keluar,” ujar Field Manager Sukowati, Totok Parafianto, Sabtu (20/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pertamina-ep”]
“Sesaat setelah kejadian seluruh pekerjaan di Pad B dihentikan dan seluruh pekerja segera mengamankan lokasi pekerjaan. Alhamdulillah dalam waktu yang tidak lama semburan dapat dihentikan,” tambahnya.
Langkah selanjutnya, kata dia, dari tim penanganan Pertamina EP Sukowati Field, terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan melakukan upaya untuk meminimalisir dampak dari kejadian semburan sumur tersebut di sekitar area operasi.
Gerak cepat tim Pertamina EP Sukowati Field terhadap insiden ini telah dilakukan sesuai dengan prosedur penanganan yang memastikan aspek keselamatan manusia dan lingkungan. “Untuk memberikan keamanan di sekitar area dan lingkungan sekitar, Tim PEP Sukowati juga melakukan pengukuran gas H2S di sekitar sumur SKW – 10 dan di area pemukiman sekitar,” pungkasnya. [lus/suf]






