Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah granat dan 41 butir amunisi senjata api m, ditemukan di lahan kebun jati milik warga di wilayah Dusun Jurug, Desa Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Selasa (3/11/2026).
Temuan benda berbahaya tersebut pertama kali diketahui warga yang sedang berkebun, sekitar pukul 09.30 WIB. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat, yang kemudian dilanjut melapor ke pihak berwajib.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Muhammad Hamzaid, mengatakan personel Polri dan TNI mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, kemudian memasang garis polisi dan mensterilkan area agar warga tidak mendekati lokasi.
“Dari hasil penanganan di lokasi, ditemukan satu buah granat berbentuk bulat dan 41 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dengan rincian 39 butir masih aktif dan dua butir dalam kondisi rusak,” kata Hamzaid.
Mengingat benda tersebut berpotensi membahayakan, Polres Lamongan berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur untuk melakukan penanganan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, Pamapta dan Tim Identifikasi Polres Lamongan bersama Tim Jibom Gegana Brimobda Jawa Timur tiba di lokasi. Tim kemudian melakukan pemeriksaan sebelum akhirnya memusnahkan granat dan seluruh amunisi yang ditemukan.
“Sebelum proses pemusnahan, petugas terlebih dahulu mensterilkan area dengan radius 500 meter dari lokasi pemusnahan untuk memastikan keselamatan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 16.30 WIB,” ujarnya.
Hamzaid mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan, ketika menemukan benda mencurigakan yang diduga sebagai bahan peledak maupun amunisi.
Warga diminta segera melaporkan temuan serupa kepada kepolisian atau melalui layanan Call Center 110, agar dapat ditangani petugas berwenang.
“Polres Lamongan mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan temuan tersebut demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” pungkasnya. (fak/ian)






