Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh jemaah agar memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan ketika menyambut kepulangan jemaah haji yang telah melaksanakan ibadah haji dari tanah suci Mekkah Al-Mukarramah, Arab Saudi, di Masjid Agung Asy-Syuhada’ Pamekasan, Minggu (21/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, bupati yang familiar disapa Kiai Kholil juga menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jemaah ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Kepulangan para tamu Allah ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga serta masyarakat Pamekasan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, kami mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Gerbang Salam. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh, serta membawa semangat keteladanan, keikhlasan, dan nilai-nilai kebaikan untuk keluarga, masyarakat, dan daerah tercinta,” kata KH Kholilurrahman.
Selain itu pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, panitia, aparat keamanan, hingga keluarga jemaah yang senantiasa memberikan dukungan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Sinergi dan kebersamaan yang terjalin selama proses penyelenggaraan ibadah haji menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah, serta diharapkan membawa keberkahan bagi Kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.
Dengan kepulangan seluruh jemaah diharapkan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan mengimplementasikan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap para jemaah menjadi haji yang mabrur, senantiasa diberikan kesehatan, serta mampu membawa manfaat dan keberkahan bagi umat dan daerah tercinta,” pungkasnya.
Berdasar data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, total jemaah yang melaksanakan ibadah haji pada tahun ini tercatat sebanyak 1.384 orang, dan sebanyak 782 orang masuk kategori risiko tinggi dan membutuhkan pendampingan khusus selama menjalankan ibadah haji 1447 Hijriah.
Dari jumlah tersebut, seluruh jemaah tersebut diberangkatkan dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 73 sebanyak 309 jemaah, Kloter 74 sebanyak 325 jemaah, Kloter 75 sebanyak 376 jemaah, dan Kloter 76 sebanyak 374 jemaah.
Dari total jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji tahun ini, tercatat hanya satu orang jemaah haji yang dinyatakan meninggal dunia di tanah suci Makkah, yakni Muhammad Muntaha alias Naji Awi, warga Dusun Bu’tana, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan. Almarhum tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 76. [pin/kun]






