Lamongan (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, mencatat kinerja positif pada layanan angkutan penumpang di Stasiun Lamongan selama bulan Mei 2026, dengan melayani sebanyak 22.521 pelanggan, terdiri dari 10.722 pelanggan berangkat dan 11.799 pelanggan tiba.
Jumlah tersebut meningkat 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 18.605 pelanggan, terdiri dari 9.218 pelanggan berangkat dan 9.387 pelanggan tiba.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Lamongan menjadi indikator positif atas meningkatnya mobilitas masyarakat sekaligus kepercayaan publik terhadap layanan kereta api yang terus berkembang.
“Pertumbuhan pelanggan di Stasiun Lamongan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari aktivitas pekerjaan, pendidikan, bisnis, hingga wisata,” kata Mahendro, Selasa (9/6/2026).
KAI berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin berkualitas
Mahendro menambahkan, posisi strategis Kabupaten Lamongan yang berada di koridor utama Pantura Jawa Timur, turut mendukung tingginya pergerakan masyarakat.
“Kehadiran layanan kereta api menjadi solusi transportasi yang efektif dalam menunjang mobilitas sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Lebih lanjut Mahendro menyampaikan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang modern dan andal, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai peningkatan layanan.
“Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI, peningkatan fasilitas di stasiun, serta penguatan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” tuturnya.
Selain melayani masyarakat Lamongan dan sekitarnya, Stasiun Lamongan juga memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan akses perjalanan menggunakan kereta api turut mendorong kelancaran aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, dan sektor pariwisata di wilayah Lamongan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Dukungan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan transportasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Mahendro. (fak/aje)






