Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.356 jemaah haji asal Sumenep resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada 11 Mei 2026.
- Pemberangkatan dilakukan melalui empat kloter dari GOR A. Yani Pangligur.
- Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim meminta jemaah menjaga niat ibadah dan kekhusyukan.
- Pemerintah daerah menitipkan doa agar Sumenep diberi keselamatan dan kemajuan.
Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 1.356 jemaah haji asal Kabupaten Sumenep tahun 2026 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dari GOR A. Yani Pangligur, Senin (11/05/2026), dalam empat kelompok terbang (kloter) sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui kloter 77 pada pukul 03.00 WIB, kloter 78 pukul 10.00 WIB, kloter 79 pukul 13.30 WIB, dan kloter 81 pukul 16.00 WIB.
Ribuan anggota keluarga turut mengantar para jemaah dengan penuh haru, menjadikan momen pelepasan ini sebagai peristiwa spiritual besar bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, meminta seluruh jemaah haji meluruskan niat, menjaga kekhusyukan, dan menjalankan seluruh ibadah semata-mata karena Allah SWT.
“Jangan lupa, doakan kami, Pemerintah Kabupaten. Doakan Sumenep, semoga diberi keselamatan. Semoga Sumenep tambah baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual secara menyeluruh.
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual. Karena itu, luruskan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, dengan menjaga kekhusyukan dalam setiap rangkaian ibadah,” ujarnya.
Menurutnya, momentum ibadah haji harus dimanfaatkan seluruh jemaah untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir selama berada di Tanah Suci.
“Mari menjalankan ibadah dengan niat tulus. Laksanakan rangkaian ibadah semata-mata untuk mencari ridha Allah, bukan karena alasan lainnya,” ucapnya.
Wabup juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, saling membantu, dan menaati seluruh arahan petugas pendamping selama menjalankan ibadah haji.
“Jaga nama baik daerah dengan menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan santun selama berada di tanah suci, karena suasananya penuh jutaan umat muslim dari berbagai negara,” terangnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap seluruh jemaah haji dapat menunaikan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh. [tem/beq]






