Lumajang (beritajatim.com) – Insiden kecelakaan beruntun terjadi di jalan Nasional Lumajang-Jember, di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (27/4/2026).
Peristiwa ini melibatkan truk fuso bernomor polisi (Nopol) W 9274 PB dengan truk colt diesel nopol P 9645 UE, serta satu sepeda motor jenis Honda Vario nopol P 5251 NC.
Akibat kecelakaan ini, dua orang yang merupakan sopir dan kernet truk colt diesel mengalami luka berat.
Jumadi, sopir truk fuso mengatakan, kecelakaan bermula saat ia sedang melaju dari arah Probolinggo hendak ke Jember dengan kecepatan sedang.
Saat melewati lokasi kejadian, tiba-tiba, dari arah berlawanan sebuah truk colt diesel bermuatan onderdil melaju kencang tak beraturan.
Sopir truk colt diesel diketahui mengemudi dalam keadaan mengantuk dan langsung menabrak truk fuso dari sisi kanan.
Setelah truk fuso dan colt diesel bertabrakan, sebuah kendaraan sepeda motor yang juga datang dari arah Jember tidak sempat menghindar hingga ikut terlibat kecelakaan.
“Ini kan saya jalan lurus dan kondisinya sepi dari sana (Jember) ada colt diesel, jarak 5 meter dari truk saya tiba-tiba nabrak kanan, kira-kira ngantuk sopirnya. Nah, di belakangnya itu ada motor ikut terlibat,” ucap Jumadi di lokasi kejadian, Selasa (27/4/2026).
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu Andriana mengatakan, kecelakaan tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
Namun, sopir dan kernet truk colt diesel mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Selain korban luka berat, pengemudi truk fuso dan sepeda motor ikut menderita luka ringan di bagian kaki dan tangan.
“Korban truk diesel luka berat dan sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau sopir fuso cuma luka ringan di kaki, dan pengemudi sepeda motor di tangan,” kata Dendy.
Kecelakaan ini sempat menyebabkan lalu lintas di jalan Lumajang-Jember lumpuh hingga sejauh 2 kilometer.
Bahkan, petugas kepolisian harus menerapkan sistem buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan.
“Untuk arus lalu lintas sementara kita buka tutup sampai nanti kendaraan yang mengalami kecelakaan bisa dievakuasi,” ungkap Dendy. (has/aje)






