Gresik (beritajatim.com) – Rangkaian persiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026 terus menunjukkan geliatnya. Ribuan jemaah kini tengah mengikuti manasik haji sebagai bekal penting sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Menariknya, dari total ribuan jemaah asal Gresik, terdapat perbedaan usia yang mencolok. Seorang remaja berusia 16 tahun tercatat sebagai jemaah termuda, sementara seorang nenek berusia 95 tahun menjadi jemaah tertua yang siap berangkat tahun ini.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Gresik, Lulus, mengungkapkan bahwa total jemaah yang mengikuti manasik haji mencapai 2.679 orang. Mereka tersebar di berbagai kecamatan, dengan jumlah terbanyak berasal dari Kecamatan Manyar sekitar 400 orang, disusul wilayah Gresik, Sangkapura, dan Tambak sebanyak 233 jemaah, Kebomas 290 jemaah, serta Dukun sebanyak 175 jemaah.
“Data kami menunjukkan jemaah termuda adalah Sekar Safaata Sahra (16), sementara jemaah tertua adalah Tuminah binti Tasmi (95),” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Gresik tahun ini mencapai 2.679 orang, ditambah 18 Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi perjalanan ibadah. Dari sisi komposisi gender, jemaah perempuan mendominasi dengan total 1.455 orang, sedangkan laki-laki berjumlah 1.225 orang.
Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SMA, diikuti lulusan SD dan S1. Selain itu, terdapat pula lulusan SMP, diploma (D1–D3), S2, hingga tiga orang bergelar S3.
Dari segi profesi, pekerja sektor swasta menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 1.211 orang. Disusul ibu rumah tangga sebanyak 622 orang, petani 337 orang, PNS 211 orang, pedagang 100 orang, pelajar 103 orang, pegawai BUMN 55 orang, TNI/Polri 12 orang, serta 13 pensiunan.
Sementara itu, kelompok usia 51–60 tahun mendominasi dengan 954 jemaah atau sekitar 35,61 persen. Disusul usia 41–50 tahun sebanyak 637 orang dan usia 60–70 tahun sebanyak 623 orang.
Kelompok usia lainnya meliputi 31–40 tahun sebanyak 177 jemaah, usia 21–30 tahun 100 jemaah, serta usia 18–20 tahun sebanyak 23 jemaah. Untuk kategori lansia, tercatat 141 jemaah berusia 71–80 tahun dan 24 jemaah berusia 81–95 tahun. [dny/kun]






