Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi membuka kembali Alun-alun Sidoarjo dengan wajah baru yang dilengkapi berbagai fasilitas modern sebagai kado spesial memperingati Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo. Peresmian dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig, pada Jumat (30/1/2026).
Penutup seng yang selama ini mengelilingi lokasi pembangunan telah dilepas untuk menyambut masyarakat yang ingin menikmati ruang publik tersebut. Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Arif Mulyono, menyatakan pembukaan ini menjadi momentum penting menjelang puncak perayaan hari jadi.
“Hari ini penutup seng sudah dibuka. Besok (31/1/2026) bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167, semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ucap Arif saat memberikan keterangan resmi.
Transformasi Alun-alun Sidoarjo kini menghadirkan fasilitas yang ramah untuk segala usia, mulai dari anak-anak hingga kelompok lansia. Warga dapat memanfaatkan amfiteater, layanan WiFi gratis, area bermain, ruang baca, hingga Pusat Informasi Pariwisata Sidoarjo sebagai sarana edukasi.
Keamanan pengunjung menjadi prioritas utama pengelola dengan pemasangan 25 titik kamera CCTV di berbagai sudut strategis kawasan. Arif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan serta merawat kelestarian fasilitas dan tanaman yang ada secara berkelanjutan.
Operasional harian akan didukung oleh 60 personel kebersihan yang bekerja secara intensif di lapangan guna memastikan kenyamanan warga. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat dengan pelibatan petugas dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk menjaga ketertiban umum.
Mengenai Pedagang Kaki Lima (PKL), kawasan pusat kota ini untuk sementara waktu akan disterilkan dari seluruh aktivitas berjualan. Langkah ini bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Upacara Hari Jadi Sidoarjo sebelum dilakukan skema penataan pedagang lebih lanjut.
Pihak pengelola juga membatasi pelaksanaan event-event besar guna memberikan waktu bagi pemeliharaan vegetasi yang baru saja ditanam. Pohon dan rumput baru memerlukan perawatan optimal agar tumbuh subur dan memperkuat estetika ruang terbuka hijau kebanggaan warga tersebut.
Sektor perparkiran yang berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan telah menetapkan skema tarif resmi bagi para pengunjung. Tarif parkir khusus dipatok sebesar Rp5.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk sepeda motor di area yang telah ditentukan.
Sedangkan untuk kategori parkir umum, tarif yang berlaku adalah sebesar Rp4.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk sepeda motor. Penataan ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban lalu lintas di sekitar kawasan Alun-alun Sidoarjo yang kini tampil lebih estetis dan fungsional. [isa/beq]







