Ngawi (beritajatim.com) – Suasana pagi di kawasan Wisata Seloondo, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, terasa berbeda setiap Minggu Wage. Sejak pukul 05.00 WIB, pengunjung mulai berdatangan ke Peken Kreatif, pasar tradisional tematik yang menyajikan kuliner khas desa dengan nuansa tempo dulu.
Salah satu lapak yang selalu ramai diserbu pengunjung adalah Sae Roso, milik Alung, warga setempat. Dari balik lapaknya, aroma rawon dan soto mengepul sejak pagi, menggoda siapa saja yang melintas.
“Menu spesial kami rawon dan soto. Selain itu ada jajanan tradisional seperti getuk, es cendol, dan teh kampul,” ujar Alung sambil melayani pembeli, Minggu (28/12/2025)
Rawon Sae Roso menjadi primadona. Kuah hitam pekat dengan cita rasa rempah khas berpadu dengan potongan daging empuk, cocok disantap di udara sejuk kawasan Seloondo. Tak hanya lezat, harga yang ditawarkan pun ramah di kantong. Rawon dibanderol Rp12.000 per porsi, soto Rp10.000, sementara aneka jajanan dan minuman tradisional dijual mulai Rp5.000 hingga Rp7.000.
Yang membuat pengalaman berbelanja di Peken Kreatif semakin unik adalah sistem pembayarannya. Transaksi dilakukan menggunakan koin khusus, bukan uang tunai.
“Di pasar ini pembayarannya pakai koin. Satu koin nilainya Rp2.000. Pengunjung bisa menukarkan uang di pos depan sebelum masuk area pasar,” jelas Alung.
Sistem koin ini sengaja diterapkan untuk menghadirkan suasana pasar jadul sekaligus menjadi daya tarik wisata. Pengunjung yang menukarkan Rp50.000, misalnya, akan mendapatkan sekitar 25 keping koin yang bisa digunakan berbelanja di seluruh lapak.
Meski demikian, Alung menyebut masih ada kelonggaran bagi pengunjung tertentu yang belum sempat menukarkan koin. Namun secara umum, transaksi di dalam pasar tetap mengedepankan penggunaan koin.
Selain Alung, ada 34 pedagang lain yang menjajakan dagangannya. Ada rujak petis, tepo sayur, nasi pecel, jajanan pasar, hingga kopi khas Seloondo.

Peken Kreatif Seloondo bukan sekadar tempat berbelanja makanan. Pasar ini menjadi ruang temu antara wisata, kuliner, dan budaya lokal. Dari aroma masakan tradisional, interaksi hangat antar pedagang dan pembeli, hingga sensasi membayar dengan koin, semua menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda dan berkesan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati pagi dengan cita rasa lokal dan suasana desa yang otentik, Peken Kreatif Seloondo di Ngawi menjadi destinasi yang layak masuk daftar kunjungan. [fiq/suf]






