Surabaya (beritajatim.com)- Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda sehingga kebutuhan kulit setiap orang pun berbeda-beda. Saat menggunakan produk yang tidak tepat, kulit bisa mengalami banyak masalah seperti jerawat, kusam, dan juga iritasi.
Agar kamu tidak salah memilih produk lagi, maka kamu harus mulai mengenali jenis kulit wajahmu terlebih dahulu. Simak penjelasan berikut ini!
1. Kulit Normal (Normal Skin)
Kulit normal merupakan jenis kulit yang jarang mengalami masalah kulit. Hal ini disebabkan oleh produksi minyak yang pas pada wajah sehingga wajah terlihat cerah alami tanpa perlu usaha. Namun, kulit normal tetap membutuhkan perawatan agar keseimbangannya tidak berubah. Kamu harus menggunakan produk skincare yang bisa menyeimbangkan pH kulit dan menggunakan pelembap yang berbahan dasar air agar tidak terasa berat.
Kamu bisa memilih produk dengan label cocok untuk digunakan semua jenis kulit. Selain itu, kamu juga harus menghindari banyak mencoba dan berganti-ganti produk skincare agar keseimbangan kulitmu tidak terganggu.
2. Kulit Kering (Dry Skin)
Kulit kering biasanya terasa kasar, kaku, dan bahkan bisa sampai mengelupas. Terkadang setelah mencuci wajah, jenis kulit ini biasanya akan terasa ditarik dan perih. Hal ini bisa terjadi karena kulit kekurangan minyak alami yang berfungsi untuk menjaga kelembapan. Kulit kering biasanya sangat sensitif dengan produk berbahan keras seperti alkohol dan parfum.
Oleh karena itu, pemilik kulit kering harus menggunakan produk skincare yang mengandung glycerin atau ceramide yang bisa melembapkan dengan lembut. Selain itu, produk skincare dengan kandungan hyaluronic acid, shea butter, atau aloe vera juga sangat cocok untuk jenis kulit ini.
3. Kulit Berminyak (Oily Skin)
Jenis kulit ini selalu ditandai dengan produksi sebum atau minyak alami yang berlebihan, terutama di area dahi, hidung, dan dagu atau sering disebut dengan T-zone. Jenis kulit ini biasanya akan terlihat mengkilap, mempunyai pori-pori besar, dan rentan berjerawat.
Namun, kulit berminyak biasanya lebih lambat mengalami tanda-tanda penuaan dini karena kelembapannya selalu terjaga. Untuk mengontrol produksi minyak di wajah, kamu bisa menggunakan salicylic acid atau tea tree oil. Kamu juga perlu memilih pelembap yang tidak terlalu berat di wajahmu.
4. Kulit Kombinasi (Combination Skin)
Kulit kombinasi merupakan perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering. Berbeda dengan kulit normal, jenis kulit ini memiliki kulit yang lebih berminyak di area T-zone dan kulit yang terasa keiring di area pipi dan sekitar mata. Jenis kulit ini sering kali membuat bungung karena harus menyeimbangkan dua kondisi sekaligus.
Kamu harus menggunakan pembersih wajah dan produk skincare yang bisa mengontrol minyak tapi tidak membuat kulit terasa kering. Selain itu, kalau kamu menggunakan masker, kamu bisa menggunakan clay mask hanya di bagian yang berminyak dan hydrating mask di bagian kulit wajah yang kering.
Mengenali jenis kulit sangat penting agar kamu bisa menemukan cara terbaik untuk merawat dan menjaganya agar tetap sehat. Jadi, sebelum tergoda oleh iklan produk skincare yang sedang tren, pastikan dulu kulitmu termasuk jenis kulit normal, kering, berminyak, atau kombinasi.
[Pranata Dewi Ratna Swari]






