Malang (beritajatim.com) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyalurkan bantuan pada korban angin puting beliung di Dusun Krajan, Dau, Kabupaten Malang pada Minggu, 9 November 2025. Bantuan yang diberikan dalam bentuk material agar warga yang terdampak bisa segera memperbaiki atap rumah masing-masing.
“Kami terus memantau situasi perkembangan, apalagi di bulan bulan menuju akhir tahun kami sama-sama tahu ada musim dimana cuaca ekstrem. Salah satunya bencana di 2 November lalu, dimana angin puting beliung terjadi di Kabupaten Malang,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Ahad mengatakan bahwa mereka terus memonitor situasi, dan koordinasi langsung melalui BPBD setempat untuk terjun ke lapangan demi memberikan peran lebih kepada para korban. Mereka memberikan dukungan meterial kepada masyarakat yang rumahnya terdampak rusak berat, dengan total bantuan mencapai Rp105 juta.
“Kami berikan material seng (galvalum), asbes, kayu, semen, dan lain sebagainya. Kami menyasar warga yang terdampak kategori berat, sebab secara total kurang lebih ada 137 dan 8 dampak berat,” ujar Ahad.
Data inventaris tim di lapangan berkoordinasi dengan kepala Dusun Krajan ada 8 rumah warga yang terdampak berat. Mereka berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan, dan membantu masyarakat.
“Harapan kami masyarakat di sekitarnya juga turut membantu secara gotong royong. Bantuan total Rp105 juta, masing masing titiknya tidak sama, sesuai dengan kerusakannya seberapa berat. Begitupun bantuan material, kita berikan material yang memang dibutuhkan,” kata Ahad.
Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Budiono mengatakan, ada 82 rumah di wilayahnya yang terdampak. Total 8 rumah masuk kategori berat. Beberapa warga yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap terpaksa memasang terpal untuk menghindari panas dan hujan.
“Banyak yang ambruk, alhamdulillah warga yang terdampak kategori berat tidak ada korban jiwa. Pasca kejadian banyak yang mengungsi ke rumah saudara. Kini warga bergotong royong membantu penanganan termasuk bantuan ini insya allah besok Senin (10/11/2025) akan kami kerjakan,” kata Budiono. (luc/but)






