Gresik (beritajatim.com) – Klub Gresik United menagih kejelasan jadwal pelaksanaan Liga 3 yang hingga kini belum juga diumumkan oleh operator kompetisi. Ketidakpastian tersebut membuat manajemen klub hanya bisa menjaga kondisi tim agar tetap siap kapan pun liga dimulai.
Manajer tim Gresik United, Thoriqi Fajrin, mengatakan bahwa timnya sejauh ini sudah menjalani persiapan secara serius melalui latihan rutin dan beberapa laga uji coba.
“Persiapan tim kami sudah 90 persen sambil menunggu kejelasan jadwal Liga 3 kapan dimulai,” ujar Thoriqi, Rabu (15/10/2025).
Pria yang akrab disapa Kaji Ricky itu mengakui bahwa molornya jadwal kompetisi bisa berdampak terhadap kondisi tim, terutama pada aspek operasional. Hal itu mengingat puluhan pemain sudah terikat kontrak, sementara kompetisi belum memiliki kepastian jadwal.
“Kami masih menunggu surat resmi maupun undangan dari operator Liga 3. Sampai sekarang pun belum jelas format kompetisinya seperti apa dan bagaimana teknis pelaksanaannya,” ungkapnya.
Menurut Thoriqi, apa yang dirasakan Gresik United juga dialami oleh klub-klub lain peserta Liga 3 di seluruh Indonesia. Mereka sama-sama berharap ada kejelasan jadwal dan format agar bisa menyesuaikan kesiapan tim dan strategi manajemen.
“Apapun konsekuensinya, kami memilih tetap tenang dan fokus memperbaiki tim. Ini dilakukan supaya ketika jadwal sudah keluar, kami benar-benar siap mengarungi kompetisi,” tambahnya.
Sementara itu, skuad Gresik United hingga kini masih menjalani latihan rutin di bawah arahan pelatih Andik Ardiansyah. Mantan pemain timnas U-22 itu memiliki target ambisius untuk membawa Gresik United kembali promosi ke Liga 2 pada musim mendatang. [dny/beq]






