Jakarta (beritajatim.com) – PSSI membuat keputusan mengejutkan dengan menggeser Satoru Mochizuki dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas putri.
Coach Mochi kini akan fokus pada divisi pengembangan, mengingat ia punya pengalaman dan jaringannya yang luas dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) serta liga wanita di Jepang.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan Ketua Umum PSSI dan Komite Eksekutif.
“Coach Mochi sekarang difokuskan untuk di development. Kita melihat Coach Mochi lebih strategis itu ada di belakang layar menyiapkan roadmap-nya,” kata Vivin.
Pergeseran ini tak lepas dari kegagalan Timnas Putri di bawah asuhan Coach Mochi untuk lolos ke Piala Asia Putri, setelah hanya meraih satu kemenangan dan dua kekalahan pada kualifikasi yang berlangsung akhir Juni lalu.
Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Coach Mochi, PSSI saat ini menunjuk Joko Susilo sebagai pelatih sementara. Namun, PSSI sudah memiliki kriteria jelas untuk pelatih kepala Timnas putri selanjutnya: mereka sedang mencari pelatih dari Jepang, bukan dari Eropa atau Amerika.
“Kita sekarang sedang fokus cari untuk head coach di Timnas senior, jadi karena kita sudah punya Akira (Higashiyama) di U19 sekarang, U20 nantinya,” lanjutnya
Timnas putri akan menghadapi tantangan berikutnya di Piala AFF 2025 yang akan dimulai pada 6 Agustus di Vietnam. Tim Garuda Pertiwi berada di Grup A bersama Thailand, Vietnam, dan Kamboja. (faw/ian)






