Surabaya (beritajatim.com) – Film Ballerina resmi dirilis di bioskop seluruh Tanah Air sejak Rabu, 4 Juni 2025. Penayangan perdana film ini langsung mengundang perhatian para penggemar film laga, terutama karena menghadirkan kisah penuh ketegangan dan aksi spektakuler yang berkaitan dengan waralaba John Wick.
Dalam film ini, Ana de Armas berperan sebagai karakter utama, menandai debut spin-off yang menyuguhkan karakter Eve Macarro dalam dunia John Wick.
Sinopsis ‘Ballerina’
Film Ballerina bercerita tentang perjalanan hidup Eve Macarro (diperankan oleh Ana de Armas) yang mulai terekspos sejak kecil. Sebelum dewasa, Eve tumbuh bersama ayahnya, Javier (David Castaneda), setelah berhasil melarikan diri dari sekte yang dipimpin oleh The Chancellor (Gabriel Byrne) di Hallstatt.
Namun, kehidupan sebagai pelarian tak pernah berjalan mulus karena Javier terus diburu oleh The Chancellor dan pasukannya yang tidak membolehkan anggotanya meninggalkan sekte.
Konflik semakin memuncak ketika The Chancellor melakukan serangan mendadak terhadap kediaman baru mereka. Dalam baku tembak yang terjadi, ayah Eve yang ternyata juga seorang pembunuh bayaran, mengalami nasib tragis.
Tak lama setelah kejadian, Eve melarikan diri ke rumah sakit, namun tidak lepas dari kejaran The Chancellor. Di momen kritis tersebut, ia bertemu dengan Winston Scott (Ian McShane) yang mengetahui latar belakang kelam ayahnya dan melihat potensi besar dalam diri Eve sebagai penari balet.
Winston pun mengajak Eve untuk bergabung dengan Ruska Roma, sebuah organisasi bawah tanah yang mengasah kemampuan anak-anak malang menjadi pembunuh bayaran. Di tengah latihan tari balet yang dipadukan dengan latihan bertarung dan tembak-menembak, Eve mulai ditempa untuk mengasah kemampuan di dua bidang tersebut.
Seiring berjalannya waktu, ia dipersiapkan untuk mendapatkan misi lapangan pertamanya, yaitu menjaga Katla Park (Sooyoung dari Girls’ Generation), seorang anak pebisnis yang memiliki hubungan erat dengan Ruska Roma.
Di balik tugas-tugas yang dipercayakan kepada Eve, tersimpan misi pribadi yang mendalam: balas dendam atas kematian sang ayah. Meskipun sempat dilarang oleh The Director (Anjelica Huston) yang memimpin Ruska Roma karena adanya perjanjian dengan sekte tersebut, Eve tetap bertekad menjalankan misinya. Hingga pada akhirnya, konflik semakin memanas ketika John Wick (Keanu Reeves) diberikan tugas untuk menghentikan aksi balas dendamnya.
Kaitan dengan Waralaba John Wick
Film Ballerina merupakan proyek spin-off yang terjadi di sela-sela peristiwa John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019) dan John Wick: Chapter 4 (2023). Dengan judul lengkap From the World of John Wick: Ballerina, film ini berhasil menghadirkan kombinasi unik antara seni balet dan aksi laga yang intens.
Disutradarai oleh Len Wiseman dengan naskah karya Shay Hatten, proyek ini juga melibatkan Chad Stahelski—sutradara di balik empat film John Wick sebelumnya—yang kembali bergabung sebagai produser bersama Basil Iwanyk dan Erica Lee.
Debut Ana de Armas dalam saga John Wick menjadi sorotan tersendiri, seiring dengan konfirmasi kembalinya Keanu Reeves dalam peran ikoniknya sebagai Baba Yaga. Selain itu, penampilan para aktor pendukung seperti Anjelica Huston, Ian McShane, hingga mendiang Lance Reddick turut menambah deretan nama besar yang kerap muncul dalam film-film John Wick. Tak ketinggalan, Ballerina juga memperkenalkan wajah baru seperti Gabriel Byrne, Norman Reedus, dan Sooyoung dari Girls’ Generation.
Dengan latar cerita yang terjalin erat dengan dunia John Wick, Ballerina menawarkan kombinasi menarik antara keindahan tari balet dan ketegangan aksi laga. Film ini patut menjadi tontonan wajib bagi para pecinta film dengan karakter perempuan yang kuat dan alur cerita penuh emosi.
Pastikan untuk tidak melewatkan penayangan Ballerina di bioskop terdekat dan rasakan sendiri sensasi aksi yang memukau ini. [mnd/suf]






